Setelah sekian lama ga buka blog ini dan ga menulis apa pun. Kali ini aku kembali untuk menulis hal yang sedih bagiku dan suami. 4 februari 2014 tanggal lahir ibrahim anak kami. Dia lahir dengan sempurna dan sehat, meski kenyataanya banyak kendala yang kami hadapi selama proses mengurus dia. Tepatnya di usianya 16 bulan, kami baru mengetahui bahwa buah hati kami memiliki kelainan jantung bawaan.
Orang tua mana yang menginginkan anaknya sakit? Orang tua mana yang tidak sedih mengetahui anaknya, harapanya, buah hatinya memiliki kelainan jantung. Ya kami sedih sangat sedih saat pertama kali mendengar bahwa ibrahim mengidap PJB.Saya akan bercerita sedikit perjalanan kami dalam mengurus buah hati kami. mulai dari asi ekslusifnya, mpasi-nya, dan sampai akhirnya kami mengetahui berbagai masalah yang kami temui selama ini karena faktor PJB ibrahim
Saat menyusui ibrahim,aku menemui beberapa kendala. Kendala pertama putingku yang agak datar dan besar, sedangkan mulut ibrahim yang mungil saat itu, hingga ibrahim tidak mampu melekat secara sempurna. minggu2 pertama ibrahim menyusu hanya pada puting kiri. Ibrahim selalu menangis saat mencari puting dan mencoba menyusu langsung. Puting sambungan tidak membantu, diberikan dengan sendok dia tidak sabaran, diberikan dengan cup feeder sebetulnya bisa tapi banyak susu yang terbuang. Akhirnya kami setengah putus asa memberikanya botol, dia lebih enjoy dalam menyusu. ASI tetap ku pompa, hanya saja medianya botol. Ada seorang temanku yang memberi tahu bahwa bisa menggunakan dot untuk menyambung puting ke mulut ibrahim. hehe cara itu berhasil. ibrahim mau menyusu langsung meski lewat sambungan dot. Tapi disitu aku tidak puas. aku mau ibrahim pintar menyusu langsung. Akhirnya saat ibrahim berusia 1 bulan. Aku buat IMD ulang, ya aku dan ibrahim skin to skin. aku bersikeras ibrahim harus menyusu langsung tanpa perantara. Awalnya itu sangat sulit, ibrahim terus saja menangis karena kesulitan menangkap putingku. setelah beberapa jam dan beberapa kali gagal. Akhirnya ibrahim bisa, ya dia bisa menyusu langsung padaku, payudara kiri dan kanan.
Masih kisah meyusui, para ibu menyusui pasti merasakan asi deras saat disusui. Nah ibrahim pasti kewalahan, dan spontan mencopot payudara saat asi deras muncul. Sering aku jepit payudara agar ibrahim menyusu dengan nyaman. meskipun lebih sering anakku yang spontan mencopot dan menyudahi sejenak menyusunya. Tak hanya itu, saat menyusu ibrahim terlihat sangat berkeringat, nafasnya akan lebih cepat. Keadaan itu membuat berat badanya lebih sulit naik, karena kami melihat ibrahim tidak menyusu dengan enjoy dan tuntas. Pada usia ibrahim 4 bulan akhirnya kuputuskan untuk memberikanya botol lagi.hiks... ASI tetap kupompa dimanapun aku berada. Berat badan ibrahim hanya naik paling banyak 700gram tiap bulanya saat ASI ekslusif.
Memasuki kisah MPASInya ini lebih sulit. Saat MPASI ibrahim sering terlihat seperti mual. makananya sering dia muntahkan kembali. Berat badanya semakin sulit naik. Sampai akhirnya ibrahim 7 bulan, dokter memarahiku karena BB ibrahim kurang. Ibrahim diberikan berbagai multivitamin. Kenyataanya BB nya tak signifikan naik terlalu banyak. Kami mencoba mencari penyebab dari keadaan ini, aku dan suami mencari berbagai pendapat dari berbagai dokter. Dari usia 1 bulan - 7bulan ibrahim konsul dengan dokter A, hingga kami merasa ada yang tidak beres dengan ibrahim tapi kok dokter ini katanya fine2 aja. hemm... akhirnya kami mencoba pindah ke dokter B dengan keadaan ibrahim waktu itu sakit batuk pilek. nah di dokter B ini aku pertama kali dimarahi karena BB yang kurang. multivitamin yang diberikan dokter tidak membantu banyak. Oia dokter B ini, menyarankan aku dan suami untuk chek jantung ibrahim di usianya 8 bulan. Tapi suamiku tidak mau, dia bersikeras anaknya sehat2 saja. Akhirnya kami pun berganti ke dokter C, buat menanyakan apakah ada bising? kebetulan dokter C tidak mendengar bising. Kami pun makin senang rasanya dan makin tidak ada niat untuk mengechek jantung ibrahim. Masalah berat badanya masih tak ada perubahan. Makanan yang aku berikan akan dimuntahkanya 10-20 menit setelah makan, sering sekai hal itu terjadi. badanya makin terlihat kurus. pipi cabi nya makin tidak terlihat. Melihat keadaan ini, alu dan suami mencari info harus konsul ke dokter mana ya untuk masalah ibrahim ini. Bulek ku yang kerja sebagai suster di hermina menyarankan konsul ke prof agus yang ahli khusus gastro. Ibrahim diberikan resep makanan mpasi berupa tepung beras + gula + susu pregistimil. setiap hari aku harus masakan itu. tapi ujung2nya sama muntah dan muntah. ditambah nangis sekarang kalo makan, karena memang rasanya yang tidak enak.huhuhu... oia sebelum ibrahim di chek darah dan fesesnya oleh prof agus. tapi hasilnya bagus, hanya saja memang pencernaanya sedikit bermasalah. Dengan resep mpasi dari prof ags, berat badan ibrahim malah turun 300 gram, karena ibrahi tidak doyan makan, dan kekebalan tubuhnya jadi turun, dia sakit lagi muntah2 dan panas.
Cerita lanjut di part 2 ya, saat anakku bertemu dengan dokter yang katanya ahli anak alergi, dan kami cukup lama bertahan konsul disana, sehingga akhirnya ibrahim suatu hari muntah darah dan kami harus pasrah mengetahui dia PJB
Rabu, 05 Agustus 2015
Minggu, 23 Maret 2014
Oooouuucchhhh.... Proses Persalinanku (Part2)
Rintik hujan menemani kami (Aku, suamiku, ibu dan bapakku) saat kami pergi ke RS, waktu menunjukkan pukul 1.00 dini hari. Sesampainya di RS, sepii sekali, sampai pendaftaran aku langsung di minta untuk keruang vk/kebidanan lt.1
Diruang vk aku bertemu dengan bidan yang berbeda, mungkin sudah ganti sift ya. Aku menceritakan pada bidan bahwa tadi pagi sudah kesini dan memutuskan pulang, induksi alami dengan suami pukul 8.00malam, pukul 11.00malam mulai terala mulas yang disertai sakit, kontraksi 3menit sekali, belum ada flek dan rembesan air ketuban. Bidan pun mengechek CTG dan pembukaan, pembukaan 3, bidan berujar, wah selamat ya pak, induksinya berhasil ni. Kami hanya cengar-cengir. Diruang vk ada aku, suamiku, dan ibuku, bapak langsung pulang karena besok harus kerja dan badanya jg sedikit tidak enak. waktu terus berjalan, pukul 6.00 pagi chek CTG dan pembukaan, hiiaaaah masih pembukaan 3 permisah..!! akhirnya ibuku mengajaku untuk berjalan2 disekeliling rumah sakit, suamiku mencari sarapan untuknya dan untuk ibuku. Sarapanku sudah disiapkan oleh rumahsakit, semangkuk bubur dan teh hangat.
Mulas makin meningkat rasa sakitnya, jika terasa sakit, aku berdiam sambil menahan rasa sakitnya, jika sudah hilang sakitnya aku berjalan2 di kamar obeservasi berharap pembukaan bertambah. Saatnya CTG dan chek pembukaan pukul 10.00, daaan masih pembukaan 3, padahal rasa mulasnya sudah semakin hebat, rasa sakitnya juga semakin sakit. Akhirnya aku dibantu oleh ibu dan suamiku berjalan2 di ruang vk, meski sakit mendera terus saja dipaksakan berjalan, agar pembukaan bertambah, pukul 2.00siang saatnya CTG dan chek pembukaan (lagi) akhirnya naik setengah, pembukan 3 ke 4. Dan kami diminta untuk pindah ruang ke ruang bersalin. Aaahh pikirku sebentar lagi aku akan bertemu bayiku, penderitaan menahan mulas dan sakit ini akan segera berakhir.
Selama menunggu chek CTG dan pembukaan selanjutnya, aku terus saja berjalan2 dibantu ibu dan suami, terkadang istirahat bahkan tertidur. Chek CTG dan pembukaan (lagi) pukul 6.00 sore masih pembukaan 4. Disitu aku sudah mulai stress kenapa pembukaan tak kunjung naik, berjalan rasanya sudah mau copot tulang-tulang dibadan, rasa dingin jg mendera, aku gunakan kaos kaki sambil berjalan2 berharap pembukaan naik, air mata mulai turun sambil bibir terus berizikir memohon kepada Allah, memohon kelancaran, memohon kekuatan menahan rasa mulas dan sakitnya. Disebelah kiri ibuku memegang tanganku, dikanan ada suami memegang tanganku, mereka membantuku berjalan-jalan agar pembukaan cepat, karena mulasnya sudah sakit, berharap pembukaan berjalan cepat, ibuku terkadang mengelap air mataku yang jatuh, suamiku mengelus2 pinggangku. Aku bertanya dengan bidan, "bu bidan, ini ada yang bisa dilakukan untuk mempercepat pembukaan ga ya bu?" bidan menjawab "emm.. gimana ya bu, ini kontraksi sudah bagus bu, mulasnya juga sudah bagus bu. kalo ibu mau diinduksi yang ada mulasnya nanti semakin tidak karuan rasanya bu, satu-satunya jalan ibu bersabar menunggu proses pembukaanya ya bu".
Pukul 10.00 malam chek CTG dan pembukaan untuk yg kesekian kalinya, dan Ya Allah ya Robbi.. pembukaan masih 4, Ibuku pamit kepada suamiku, untuk istirahat di lantai 2, "nanti jam 1.00 dini hari bangunkan ibu kalo mau cehk CTG lagi ya mas, ibu istirahat dl". Kira-kira satu jam semenjak pamitnya ibuku, mulasnya semakin menjadi-jadi, hanya suamiku yang ada di sisi kiriku, sambil duduk tepat disamping kasur bersalinku. Saat mulas mendera aku berdzikir samil meremas tanganya, terkadang memeluk pinggangnya dengan erat. Bidan terus menanyakan ke suami, "pak gimana mulasnya tiap berapa menit sekali?", suamiku kadang menjawab 5 menit sekali, kadang menjawab 3 menit sekali.
Tiba-tiba mulas yang kurasakan tidak ada jeda samasekali, rasanya mulas luar biasa dan terus menerus, membuatku tegang dan kelimpungan. "Ayaaah... ayaah.. mulasnya ga berhenti yah, mulasnya terus terusan yah.. sakiit yaah.. astaghfirullah.." itu terus yang aku teriakkan, sambil menggenggam erat tangan dan pinggang suamiku."Bu bidan, ini kata istri saya mulasnya ga berhenti bu, saya bingung ngitung kontraksinya bu" ucap suamiku kepada bidan yang ada di ruang bersalin. "Kita chek bukaan ya bu, bukaan 5 bu" nanti kita chek lagi ya bu, sabar ya bu". Aku tidak menjawab sama sekali, dalam hatiku hanya berucap, alhamdulillah bukaan naik, sebentar lagi bertemu dede, tapi masyaAllah rasa sakitnya benar-benar membuat aku tidak bisa berpikir. Aku lihat para bidan lalu lalang seperti mempersiapkan proses persalinanku. Aku melihat jam diruangan itu, menunjukkan pukul 11.00, masih berdzikir saat mulas dan sakit menjera. mulasnya aku rasa tidak berhenti, namu mulas dengan sakit yang sangat datang setiap 2 menit, rasanya kelimpungan, ingin berteriak, namun aku terus berusaha menenangkan pikiran, dengan terus dibantu suamiku. "Dzikir de, astaghfirullahaladzim.. tarik nafas, buang lewat mulut, semangaat ya, sebentar lagi kita ketemu dede" Begitulah cara suamiku menenangkanku disaat kontraksi mendera.
Entah mengapa sakitnya bertambah sakit, aku sudah tidak bisa berujar astaghfirullah lagi, aku hanya berteriak, "ayah.. ayah.. ayah.. Allah.. Allah.. Allah.. Bu bidan sakit banget bu.." Kemudian di chek bukaan 7. Disitulah sakit yang luar biasa aku rasakan, benar-benar mulas yang membuatku kelimpungan, rasanya sakiiiit tak tertahan, sakitnya tidak bisa disamakan dengan sakit yang pernah aku rasakan. Aku hanya berteriak Allah.. Allah.. Ayah.. Ayah..
Kemudian ada perasaan ingin mengejan, seperti ada yang mendorong. "Bu bidan rasanya saya mau ngeden bu....!, "Tahan ya bu,jangan mengejan dl, pembukaanya belum sempurna" begitu ujar bidan. Perasaan tidak boleh mengejan saat ada dorongan ingin mengejan sangatlah tidak mengenakan. seperti orang gila rasanya, piikiranku sudah tidak bisa menyuruh badanku untuk tenang. Kemudian hilang rasanya, agak enakan. Dan tetiba timbul lagi, inilah perjuangan menahan mulas yang paling sulit menurutku,menahan mulas,sakit dan menahan untuk tidak mengejan.
Ini ketiga kalinya rasa ingin mengejan timbul,"Bu Bidan rasanya mau melahirkan" Namun tetap aku tidak diperbolehkan mengejan, katanya posisi bayikku masih diatas. Berkali-kali aku menahan rasa mulas,sakit dan ingin mengejan, rasanya tidak tahan, seperti orang gila, tiap ada perasaan itu timbul, aku kelimpungan, aku menggeleng-gelengkan kepalaku agar aku tidak fokus pada rasa ingin mengejanku, bu bidan kadang membantu untuk aku bernafas lewat mulut, mengelarkan bunyi "hah", kadang itu membantu, tapi kadang tidak berefek sama sekali, rasa ingin mengejanya kuat sekali. Aku hampir seperti orang tidak punya sebutan, dikelimpungaku, aku berusaha untuk selalu ingat berujar Allah, Allah..
Saat perasaan ingin mengejan hilang, aku bertanya pada bidan, "bu ini sudah pembukaan penuh kan bu!, saya ingin melahirkan bu". Sabar yaaa.. dokternya sedang diperjalanya, posisi bayinya kepalanya juga masih tinggi bu. Baiklah, begitu ujarku, namun disaat rasa itu datang lagi, hilang akal sehatku, aku berteriak, Bu Bidan..! Saya ingin melahirkan bu..! Ga usah nunggu dokter bu..! Saya ingin melahirkan bu..! (Sambil berusaha menahan rasa ingin mengejan, menahan rasa sakit dan mulas, bercampur aduk rasanya tidak karuan). Tetap jawaban bidan sama, terkadang bu bidan membantu mengelus-ngelus kakiku, mengelus-elus tanganku agar aku tenang. Aaaah... namun rasa ini terlalu kuat, aku sampai berujar, "Bu Bidan, Tolong tahan anus saya bu, tekan anusnya bu, rasa ingin mengejanya mungkin bisa berkurang bu bidan..!", Bu bidan menjawab, " Sabar ya bu, semua orang lahiran juga gitu kok bu, sabar ya bu, sebentar lagi dokter datang, kami tau saatnya dan tanda-tanda kalo memang benar akan melahirkan bu, sekarang belum saatnya bu"
Sudahlah pikirku, meminta lahiran dengan bidan sepertinya tidak mungkin, memang aku harus sabar menunggu dokter datang, aku hanya berpikir untuk mengalihkan fokus pikiranku saat rasa itu datang. Kemudian, bisik suamiku, dek dokter marly datang. Langsung ada beberapa bidan yang datang menghampiriku, bekerja pada posisinya masing-masing. Alhamdulillah dalam hatiku, dan sesaat itu pula rasa ingin mengejan datang, "Bu Dokter saya ingin mengejan bu dokter...!!!", "Ayo bu, mengejan boleh yuuk.." Begitu jawab dr.Marly. "Apah??? Udah boleh..!! katanya tadi bidan posisi bayiku masih belum bagus..!" (Dlam hatiku berteriak seperti itu, sambil mengejan dengan kuat). Lalu tersemburlah air ketuban dari rahimku, aku melihatnya cairan putih menyembur, rasanya agak legaan.
Dr.Marly memasang kateter mengeluarkan semua air seniku, ternyata memang mungkin kepala bayiku masih agak tinggi, karena kandung kemihku penuh, dan memang sepertinya prosedurnya harus ada dokter, tidak bisa hanya ada bidan saja saat proses melahirkan. "Giman bu, sudah ada rasa ingin mengejan lagi?" Tanya dr.Marly, "Belum dokter, eeh iya ini mau dokter, mau mengejan saya dokter" Sampai 4 kali seingat aku, aku mengejan, dengan sekali proses mengejan yang salah, dan aku malah berteriak tidak karuan, menguras tenaga.
Alhamdulillah saat mengejan yang keempat keluarlah bayi mungil laki-laki yang tampan dari rahimku. Aku melihat suamiku menangis disampingku, ia tidak tahan menahan rasa harunya, sedangkan aku, hanya terdiam, mau menangis tidak ada air mata yang bisa aku keluarkan, aku benar-benar terdiam saat melihat bayiku diletakkan diatas perutku, bayi mungil yang berlumuran darah, yaa dia anaku, anak ayah dan bunda..
Kemudian bayiku ddibersihkan setelah itu diletakkan diatas dadaku untuk IMD, disitulah aku melihat jelas wajah bayiku, rasa haru dan tak percaya menyapa batinku, aku ingin menangis, meski air mata tak jatuh di pipiku, entah mengapa, seperti kering rasanya. namun rasa haru, syukur itu tampak jelas saat melihat buah hatiku. Ya Allah terimakasih Ya Allah, bayiku ini bayiku (Syukurku dalam hati)
Suamiku pun meminta ijin untuk memanggil ibuku yag sedang istirahat di lantai 2. Ibuku datang saat aku sedang dijahit, saat itu pula aku dengar suamiku mengadzani anakku, begitu syahdu rasanya. Tepat pukul 00.27am bayiku lahir, ditemani guyuran hujan diluar sana, mirip seperti saat aku pergi ke rumah sakit di senin dini hari, berarti hampir 24 jam proses melahirkanku.
Kami berinama anak kami, Ibrahim Zanki El Hidayat, Lahir 4 Februari 2014, Pukul 00.27am. Dengan Berat 2,6kg dan panjang 46cm. Sekarang dede El, sudah berusia 1,5bulan, beratnya saat 1 bulan kemarin sudah 3,4kg. Banyak polah tingkahnya yang membuatku bahagia, semua orang disekitarnya pun ikut bahagia :) Alhamdulillah..
Diruang vk aku bertemu dengan bidan yang berbeda, mungkin sudah ganti sift ya. Aku menceritakan pada bidan bahwa tadi pagi sudah kesini dan memutuskan pulang, induksi alami dengan suami pukul 8.00malam, pukul 11.00malam mulai terala mulas yang disertai sakit, kontraksi 3menit sekali, belum ada flek dan rembesan air ketuban. Bidan pun mengechek CTG dan pembukaan, pembukaan 3, bidan berujar, wah selamat ya pak, induksinya berhasil ni. Kami hanya cengar-cengir. Diruang vk ada aku, suamiku, dan ibuku, bapak langsung pulang karena besok harus kerja dan badanya jg sedikit tidak enak. waktu terus berjalan, pukul 6.00 pagi chek CTG dan pembukaan, hiiaaaah masih pembukaan 3 permisah..!! akhirnya ibuku mengajaku untuk berjalan2 disekeliling rumah sakit, suamiku mencari sarapan untuknya dan untuk ibuku. Sarapanku sudah disiapkan oleh rumahsakit, semangkuk bubur dan teh hangat.
Mulas makin meningkat rasa sakitnya, jika terasa sakit, aku berdiam sambil menahan rasa sakitnya, jika sudah hilang sakitnya aku berjalan2 di kamar obeservasi berharap pembukaan bertambah. Saatnya CTG dan chek pembukaan pukul 10.00, daaan masih pembukaan 3, padahal rasa mulasnya sudah semakin hebat, rasa sakitnya juga semakin sakit. Akhirnya aku dibantu oleh ibu dan suamiku berjalan2 di ruang vk, meski sakit mendera terus saja dipaksakan berjalan, agar pembukaan bertambah, pukul 2.00siang saatnya CTG dan chek pembukaan (lagi) akhirnya naik setengah, pembukan 3 ke 4. Dan kami diminta untuk pindah ruang ke ruang bersalin. Aaahh pikirku sebentar lagi aku akan bertemu bayiku, penderitaan menahan mulas dan sakit ini akan segera berakhir.
tempat tidur saat aku bersalin (iseng banget pengen fotoin ini,hehe)
Ini seperti alat-alat yang dibutuhin pas lahiran nanti, perasaan hati langsung ga asik pas liat ini,hehe
Selama menunggu chek CTG dan pembukaan selanjutnya, aku terus saja berjalan2 dibantu ibu dan suami, terkadang istirahat bahkan tertidur. Chek CTG dan pembukaan (lagi) pukul 6.00 sore masih pembukaan 4. Disitu aku sudah mulai stress kenapa pembukaan tak kunjung naik, berjalan rasanya sudah mau copot tulang-tulang dibadan, rasa dingin jg mendera, aku gunakan kaos kaki sambil berjalan2 berharap pembukaan naik, air mata mulai turun sambil bibir terus berizikir memohon kepada Allah, memohon kelancaran, memohon kekuatan menahan rasa mulas dan sakitnya. Disebelah kiri ibuku memegang tanganku, dikanan ada suami memegang tanganku, mereka membantuku berjalan-jalan agar pembukaan cepat, karena mulasnya sudah sakit, berharap pembukaan berjalan cepat, ibuku terkadang mengelap air mataku yang jatuh, suamiku mengelus2 pinggangku. Aku bertanya dengan bidan, "bu bidan, ini ada yang bisa dilakukan untuk mempercepat pembukaan ga ya bu?" bidan menjawab "emm.. gimana ya bu, ini kontraksi sudah bagus bu, mulasnya juga sudah bagus bu. kalo ibu mau diinduksi yang ada mulasnya nanti semakin tidak karuan rasanya bu, satu-satunya jalan ibu bersabar menunggu proses pembukaanya ya bu".
Pukul 10.00 malam chek CTG dan pembukaan untuk yg kesekian kalinya, dan Ya Allah ya Robbi.. pembukaan masih 4, Ibuku pamit kepada suamiku, untuk istirahat di lantai 2, "nanti jam 1.00 dini hari bangunkan ibu kalo mau cehk CTG lagi ya mas, ibu istirahat dl". Kira-kira satu jam semenjak pamitnya ibuku, mulasnya semakin menjadi-jadi, hanya suamiku yang ada di sisi kiriku, sambil duduk tepat disamping kasur bersalinku. Saat mulas mendera aku berdzikir samil meremas tanganya, terkadang memeluk pinggangnya dengan erat. Bidan terus menanyakan ke suami, "pak gimana mulasnya tiap berapa menit sekali?", suamiku kadang menjawab 5 menit sekali, kadang menjawab 3 menit sekali.
Tiba-tiba mulas yang kurasakan tidak ada jeda samasekali, rasanya mulas luar biasa dan terus menerus, membuatku tegang dan kelimpungan. "Ayaaah... ayaah.. mulasnya ga berhenti yah, mulasnya terus terusan yah.. sakiit yaah.. astaghfirullah.." itu terus yang aku teriakkan, sambil menggenggam erat tangan dan pinggang suamiku."Bu bidan, ini kata istri saya mulasnya ga berhenti bu, saya bingung ngitung kontraksinya bu" ucap suamiku kepada bidan yang ada di ruang bersalin. "Kita chek bukaan ya bu, bukaan 5 bu" nanti kita chek lagi ya bu, sabar ya bu". Aku tidak menjawab sama sekali, dalam hatiku hanya berucap, alhamdulillah bukaan naik, sebentar lagi bertemu dede, tapi masyaAllah rasa sakitnya benar-benar membuat aku tidak bisa berpikir. Aku lihat para bidan lalu lalang seperti mempersiapkan proses persalinanku. Aku melihat jam diruangan itu, menunjukkan pukul 11.00, masih berdzikir saat mulas dan sakit menjera. mulasnya aku rasa tidak berhenti, namu mulas dengan sakit yang sangat datang setiap 2 menit, rasanya kelimpungan, ingin berteriak, namun aku terus berusaha menenangkan pikiran, dengan terus dibantu suamiku. "Dzikir de, astaghfirullahaladzim.. tarik nafas, buang lewat mulut, semangaat ya, sebentar lagi kita ketemu dede" Begitulah cara suamiku menenangkanku disaat kontraksi mendera.
Entah mengapa sakitnya bertambah sakit, aku sudah tidak bisa berujar astaghfirullah lagi, aku hanya berteriak, "ayah.. ayah.. ayah.. Allah.. Allah.. Allah.. Bu bidan sakit banget bu.." Kemudian di chek bukaan 7. Disitulah sakit yang luar biasa aku rasakan, benar-benar mulas yang membuatku kelimpungan, rasanya sakiiiit tak tertahan, sakitnya tidak bisa disamakan dengan sakit yang pernah aku rasakan. Aku hanya berteriak Allah.. Allah.. Ayah.. Ayah..
Kemudian ada perasaan ingin mengejan, seperti ada yang mendorong. "Bu bidan rasanya saya mau ngeden bu....!, "Tahan ya bu,jangan mengejan dl, pembukaanya belum sempurna" begitu ujar bidan. Perasaan tidak boleh mengejan saat ada dorongan ingin mengejan sangatlah tidak mengenakan. seperti orang gila rasanya, piikiranku sudah tidak bisa menyuruh badanku untuk tenang. Kemudian hilang rasanya, agak enakan. Dan tetiba timbul lagi, inilah perjuangan menahan mulas yang paling sulit menurutku,menahan mulas,sakit dan menahan untuk tidak mengejan.
Ini ketiga kalinya rasa ingin mengejan timbul,"Bu Bidan rasanya mau melahirkan" Namun tetap aku tidak diperbolehkan mengejan, katanya posisi bayikku masih diatas. Berkali-kali aku menahan rasa mulas,sakit dan ingin mengejan, rasanya tidak tahan, seperti orang gila, tiap ada perasaan itu timbul, aku kelimpungan, aku menggeleng-gelengkan kepalaku agar aku tidak fokus pada rasa ingin mengejanku, bu bidan kadang membantu untuk aku bernafas lewat mulut, mengelarkan bunyi "hah", kadang itu membantu, tapi kadang tidak berefek sama sekali, rasa ingin mengejanya kuat sekali. Aku hampir seperti orang tidak punya sebutan, dikelimpungaku, aku berusaha untuk selalu ingat berujar Allah, Allah..
Saat perasaan ingin mengejan hilang, aku bertanya pada bidan, "bu ini sudah pembukaan penuh kan bu!, saya ingin melahirkan bu". Sabar yaaa.. dokternya sedang diperjalanya, posisi bayinya kepalanya juga masih tinggi bu. Baiklah, begitu ujarku, namun disaat rasa itu datang lagi, hilang akal sehatku, aku berteriak, Bu Bidan..! Saya ingin melahirkan bu..! Ga usah nunggu dokter bu..! Saya ingin melahirkan bu..! (Sambil berusaha menahan rasa ingin mengejan, menahan rasa sakit dan mulas, bercampur aduk rasanya tidak karuan). Tetap jawaban bidan sama, terkadang bu bidan membantu mengelus-ngelus kakiku, mengelus-elus tanganku agar aku tenang. Aaaah... namun rasa ini terlalu kuat, aku sampai berujar, "Bu Bidan, Tolong tahan anus saya bu, tekan anusnya bu, rasa ingin mengejanya mungkin bisa berkurang bu bidan..!", Bu bidan menjawab, " Sabar ya bu, semua orang lahiran juga gitu kok bu, sabar ya bu, sebentar lagi dokter datang, kami tau saatnya dan tanda-tanda kalo memang benar akan melahirkan bu, sekarang belum saatnya bu"
Sudahlah pikirku, meminta lahiran dengan bidan sepertinya tidak mungkin, memang aku harus sabar menunggu dokter datang, aku hanya berpikir untuk mengalihkan fokus pikiranku saat rasa itu datang. Kemudian, bisik suamiku, dek dokter marly datang. Langsung ada beberapa bidan yang datang menghampiriku, bekerja pada posisinya masing-masing. Alhamdulillah dalam hatiku, dan sesaat itu pula rasa ingin mengejan datang, "Bu Dokter saya ingin mengejan bu dokter...!!!", "Ayo bu, mengejan boleh yuuk.." Begitu jawab dr.Marly. "Apah??? Udah boleh..!! katanya tadi bidan posisi bayiku masih belum bagus..!" (Dlam hatiku berteriak seperti itu, sambil mengejan dengan kuat). Lalu tersemburlah air ketuban dari rahimku, aku melihatnya cairan putih menyembur, rasanya agak legaan.
Dr.Marly memasang kateter mengeluarkan semua air seniku, ternyata memang mungkin kepala bayiku masih agak tinggi, karena kandung kemihku penuh, dan memang sepertinya prosedurnya harus ada dokter, tidak bisa hanya ada bidan saja saat proses melahirkan. "Giman bu, sudah ada rasa ingin mengejan lagi?" Tanya dr.Marly, "Belum dokter, eeh iya ini mau dokter, mau mengejan saya dokter" Sampai 4 kali seingat aku, aku mengejan, dengan sekali proses mengejan yang salah, dan aku malah berteriak tidak karuan, menguras tenaga.
Alhamdulillah saat mengejan yang keempat keluarlah bayi mungil laki-laki yang tampan dari rahimku. Aku melihat suamiku menangis disampingku, ia tidak tahan menahan rasa harunya, sedangkan aku, hanya terdiam, mau menangis tidak ada air mata yang bisa aku keluarkan, aku benar-benar terdiam saat melihat bayiku diletakkan diatas perutku, bayi mungil yang berlumuran darah, yaa dia anaku, anak ayah dan bunda..
Kemudian bayiku ddibersihkan setelah itu diletakkan diatas dadaku untuk IMD, disitulah aku melihat jelas wajah bayiku, rasa haru dan tak percaya menyapa batinku, aku ingin menangis, meski air mata tak jatuh di pipiku, entah mengapa, seperti kering rasanya. namun rasa haru, syukur itu tampak jelas saat melihat buah hatiku. Ya Allah terimakasih Ya Allah, bayiku ini bayiku (Syukurku dalam hati)
Suamiku pun meminta ijin untuk memanggil ibuku yag sedang istirahat di lantai 2. Ibuku datang saat aku sedang dijahit, saat itu pula aku dengar suamiku mengadzani anakku, begitu syahdu rasanya. Tepat pukul 00.27am bayiku lahir, ditemani guyuran hujan diluar sana, mirip seperti saat aku pergi ke rumah sakit di senin dini hari, berarti hampir 24 jam proses melahirkanku.
Hallo world... ^_^
Ini saat dede masih di rumah sakit, sekitar 1-2 hari usianya
Kami berinama anak kami, Ibrahim Zanki El Hidayat, Lahir 4 Februari 2014, Pukul 00.27am. Dengan Berat 2,6kg dan panjang 46cm. Sekarang dede El, sudah berusia 1,5bulan, beratnya saat 1 bulan kemarin sudah 3,4kg. Banyak polah tingkahnya yang membuatku bahagia, semua orang disekitarnya pun ikut bahagia :) Alhamdulillah..
Ini sehari setelah dede di cukur rambutnya
Mainan barunya ayah dan bunda,hehehe...
Selasa, 18 Maret 2014
ooucchhh... Proses Melahirkanku (Part 1)
Hari itu tanggal 1 Februari 2014, sehari sebelum HPL (hari perkiraan lahirku) artinya satu hari lagi 40 minggu usia kehamilanku, ada rasa2 mulas terkadang mendera, namun mulas yang ku rasakan ini masih sangat bisa ku toleril. Aku masih bisa bergadget ria, tersenyum, makan enak, meski kadang perasaan tidak nyaman pada perutku.
Malam harinya mulas aku rasakan 1 jam sekali, tapi tetap dengan kekuatan mulas yg menurutku belum dasyat. Akhirnya keesokan hari tgl 2 februari, aku dan suami pergi ke rumah sakit, saat itu pukul 7 kami kerumah sakit. Sampai di pendaftaran RS.ASRI aku berujar mau chek pembukaan, akhirnya kami disuruh langsung keruang vk/kebidanan di lantai 1. Di ruang vk sangat sepi, aku bingung harus bertanya pada siapa, karena tidak ada orang yang berjaga. Namun terdengar ada suara "Ayo bu, bagus sedikit lagi bu" dan kemudian terdengar tangisan bayi. Disitu perutku rasanya semakin mulas, dan badanku agak sedikit lemas. Kemudian kelaur bidan yang langsung menyapa kami, sebentar ya bu, sedang ada tindakan, silahkan menunggu di ruang ini (menunjuk ruang obeservasi).
Di ruang observasi, saya di chek CTG, chek detak jantung bayi dan chek kekuatan dan intesitas kontraksi. kata bidan kontraksinya sudah teratur 5 menit sekali dan akan di chek pembukaanya. Aku diminta menanggalkan celanaku, dan saat kontraksi terjadi (saat perut tegang dan terasa mulas) tangan si bidan merogoh masuk ke lubang rahim, kutak atik kutak atik.. kata bidan pembukaan 2 ya bu, observasi ya bu 6 jam, jangan pulang dl. saat itu pengechekan pembukaan pukul 9.00am
Malam harinya mulas aku rasakan 1 jam sekali, tapi tetap dengan kekuatan mulas yg menurutku belum dasyat. Akhirnya keesokan hari tgl 2 februari, aku dan suami pergi ke rumah sakit, saat itu pukul 7 kami kerumah sakit. Sampai di pendaftaran RS.ASRI aku berujar mau chek pembukaan, akhirnya kami disuruh langsung keruang vk/kebidanan di lantai 1. Di ruang vk sangat sepi, aku bingung harus bertanya pada siapa, karena tidak ada orang yang berjaga. Namun terdengar ada suara "Ayo bu, bagus sedikit lagi bu" dan kemudian terdengar tangisan bayi. Disitu perutku rasanya semakin mulas, dan badanku agak sedikit lemas. Kemudian kelaur bidan yang langsung menyapa kami, sebentar ya bu, sedang ada tindakan, silahkan menunggu di ruang ini (menunjuk ruang obeservasi).
Di ruang observasi, saya di chek CTG, chek detak jantung bayi dan chek kekuatan dan intesitas kontraksi. kata bidan kontraksinya sudah teratur 5 menit sekali dan akan di chek pembukaanya. Aku diminta menanggalkan celanaku, dan saat kontraksi terjadi (saat perut tegang dan terasa mulas) tangan si bidan merogoh masuk ke lubang rahim, kutak atik kutak atik.. kata bidan pembukaan 2 ya bu, observasi ya bu 6 jam, jangan pulang dl. saat itu pengechekan pembukaan pukul 9.00am
Dimasa-masa menunggu untuk diobservasi ulang, saya dan suami berjalan2 mengelilingi rumah sakit, berharap mulas datang lebih intens dan lebih kuat, dan berharap pembukaan naik. Untuk membuang waktu terkadang kami hanya mengobrol dan menonton tv di kamar observasi
suami yg setia menunggu dan menemani (masih bs ketawa-ketiwi)
snack dan teh manis saat awal kedatanganku saat observasi
jam demi jam kami lewati, di ruang observasi ternyata seperti rawat inap, aku juga diberikan makan siang, sayangnya aku lupa untuk mengabadikan menu makan siang saat itu. Enak dan bergizi..! itu aja sih komentnya,hehe.. kenyaang..
waktu pun menunjukkan pukul 3.00 pm, aku di ctg ulang, kontraksinya bukanya makin teratur malah agak berantakan, mulas jg tidak makin naik. Pas di chek pembukaan, ternyata masih bukaan 2. Dr.Marly (dokter kandunganku) pun datang, dia berucap, kontraksi sudah teratur tetapi kekuatan mulasnya lemah, proses pembukaanya bisa sangat berlangsung lama. Beliau memberikan 2 pilihan, yg pertama induksi untuk menguakan mulasku. atau yg kedua kami pulang terlebih dahulu. Saya dan suami diberi waktu untuk memutuskan yg terbaik bagi kami. Setelah dr.marly dan bidan keluar dari ruangan, kami pun berdiskusi. Oia, sebelum saya menanyakan kalo induksi apa bisa melahirkan nanti malam dok? dokter menjawab, yaa kira2 paling besok siang. (Dalam hati) haah...! kirain bisa nanti malam, klo bisa langsung deh mau induksi, klo lama begitu yaa pikir2 lg. Suami berujar saat kami berdiskusi, "kamu maunya gimana?", aku malah balik bertanya, "kalo menurut ayah?". "Kita pulang aja ya, kita kan ga tau si dede memang sudah siap keluar atau belum, kalo pake induksi nanti memaksakan dede. bukanya kamu mau yang alami?" begitu pendapat suamiku.
Kami pun memutuskan untuk pulang, sambil ketawa nyengir aku bilang ke suami, "kita induksi alami aja dirumah sendiri dl yuk yah?" sekitar pukul 8.00pm induksi alami pun terjadi. Suamiku pun tertidur, aku tidak bisa tidur karena perut sering tegang, saat tegang dan terasa agak mulas, aku gunakan untuk berjalan2 kecil di dalam kamar. Tidak lupa aku menghitung interval kontraksiku menggunakan aplikasi di android. sekitar pukul 11 malam, kontraksi makin intens 3 menit sekali. Oia sebelumnya, saat kami memutuskan pulang, bidan berujar, jika terjadi 3 hal ini, seger kembali ke rumah sakit ya. Yang pertama, kontraksi teratur 3kali dalam 10 menit. Kedua, ada rembesan seperti pipis tetapi tidak bisa ditahan. Ketiga, adanya pendarahan. Nah, kontraksi sudah 3 menit sekali nih pikirku, mulasnya jg lebih mulas dari sebelum-sebelumnya, sambil dzikir aku masih berjalan-jalan, kadang tiduran menahan mulas sambil terus melihat interval dan intensitas kontraksi. pukul 00.00 am, aku semakin tidak bisa tidur, mulasnya semakin terasa disertai nyeri, nyeri seperti orang mau mens, namun lebih sakit. Aku pun membangunkan suamiku, "ayah, mulesnya sakit, aku udah ga bisa ketawa nih, kalo nunggu besok pagi, takut ga kuat jalanya yah, mumpung masih bisa jalan ni yah". Suamiku langsung bangun, dan bergegas mandi dengan air hangat (ingat kan sebelumnya kami induksi alami :D), aku membereskan perlengkapan yang memang sudah siap kami bawa. Setelah suami mandi, aku berujar, "ayah aku mandi dl juga ya?", suamiku menjawab, "ga usah, nanti km masuk angin, emang masih kuat mandi?". aku, "Kan pake air hangat yah, ya klo sakit ga kuat aku panggil kamu, aku takut kalo terjadi apa-apa sama aku pas proses persalinan, aku belum mandi, masih junub gimana?". Mendengar itu, suamiku hanya diam, tidak menjawab apa pun, ekspresinya datar, menatap kosong, entah apa yang ada dipikiranya, dan dia hanya pergi ke dapur memasak air untuku mandi.
Sebelum mandi, aku pun menelpon ibu, mengabarkan bahwa mulesnya sudah sakit, 3 menit sekali, mau ke dokter sekarang, klo nunggu subuh takut ga kuat jalanya. Ibu dan Bapaku menyiapkan kendaraan untuk kami pergi ke RS. Pagi buta itu pun disertai turun hujan, aku dan suami pun kerumah ibu dengan berjalan kaki menggunakan payung, itu pun aku berjalan dengan pelan-pelan, mulasnya sakit, kata suami jadi ingat waktu resepsi pernikahan, pas jalan menuju pelaminan, sambil ketawa2. Aku hanya bisa ketawa meringis, sambil cubit suami.
To be continued
Jumat, 03 Januari 2014
Bersyukur Dipertemukan oleh mu...
Usia pernikahanku saat ini 9 bulan tepatnya nanti tanggal 13 januari. Selama pernikahan ini berlangsung, aku bahagia hidup bersama suamiku. Meskipun tidak dipungkiri ada banyak hal yang mengharuskan kami saling beradaptasi, namun itu hal yang wajar bagiku.
Semenjak berita kehamilanku, yang sekarang menginjak minggu ke 34, suamiku menjadi semakin romantis. Banyak hal-hal yang membuatku semakin merasa bahagia. Suamiku dengan sigapnya mengantarku setiap bulan untuk chek up ke dokter, pernah suatu hari suami harus lembur di waktu chek up, aku berujar padanya, bagaimana kalo aku saja sendiri yang chek up ke dokter kali ini. Tapi dia tidak menyetejuinya, katanya dia juga ingin melihat perkembangan si dede, dan takut jika ada apa-apa denganku di perjalanan. Akhirnya pun suamiku menyempatkan di sela-sela waktu kerjanya untuk mengantarku chek up bulanan. Senangnya rasanya...
Bukan hanya itu saja, sempat di bulan ke-4 kehamilan perutku terasa sakit, panas, dibuat jalan sakit, dibuat tidur pun masih juga sakit. Suamiku dengan sabarnya membantu meringankan rasa sakit itu. Dan selepas tragedi itu, aku pun harus istirahat total, jadilah sang suami dengan rajinya menggantikan pekerjaan rumahku, dia yang mencuci piring dan juga mencuci pakaian selama kurang lebih 2 minggu. Setiap malam pun dia selalu membuatkanku segelas susu hangat.
Masih banyak hal lain yang sering membuatku merasa bersyukur mendapatkanya, kesederhanaannya, kesabaranya, kedewasaanya, kemanjaannya padaku membuatku selalu bahagia..
Pernah satu kali dia marah padaku, dan ini pertama kalinya semenjak kami menikah suamiku marah dan tak mempan kurayu. Memang aku telah melakukan kesalahan yang membuatnya marah dan tidak suka, didiamkanya aku dan ditinggalnya tidur. Aku takuuuut sekali melihat suamiku marah seperti itu, semenjak kami pacaran sampai menikah inilah kali pertama dia marah. Aku pun hanya bisa menangis, menangis, dan menangis. Mata ku terus saja terjaga hingga larut malam, sedangkan sang suami tidur semakin pulas. Akhirnya saat jam menunujukkan pukul 2.00 dini hari, suamiku terbangun, melihat raut wajahnya seperti sudah tidak emosi marah seperti sebelumnya. Setelah dia selesai solat, dia langsung mencium perutku, saat itu aku hamil 7 bulan. setelah mencium perutku berkali-kali, dia memelukku dan berkata "maafin aku ya, dede ga kenapa2 kan?", langsung saja aku memeluknya erat dan mengucapkan maaf berkali-berkali, dan berkata agar ia jangan marah lagi. Aku tahu mungkin suamiku masih sedikit kesal dengan kesalahanku, tapi suamiku memang bukanlah tipe pendemdam, dia bilang, dia memang tidak suka dengan yang aku lakukan, jangan diulang lagi, dan dia lebih khawatir dengan kondisi kejiawaanku dan janinku jika dia terus marah padaku. yaaa... begitulah.. dia selalu memperhatikan aku dan calon anaknya yang ada diperutku..
Aku bersyukur pada Allah telah dipertemukan olehnya, dan aku selalu berdoa semoga Allah memperpanjang jodohku dengan suamiku hingga hanyat memisahkan kita, semoga Allah menjadikan keluarga kami ini keluarga yang sakinah mawaddah warohmah, dan semoga keluarga ini bisa menjadi jembatan menuju keridhoaNya..
Terimakasih suamiku, telah mengajariku arti keserdahanaan, telah menyayangiku dan menjagaku selalu, selalu siap disaat aku butuh pertolongan, mau mengelus2 pungguku disaat pegal mendera, selalu membawakan tas dan barang bawaanku sehinngga aku lebih leluasa jika berjalan, selalu mengingatkanku untuk minum vitamin, mau membuatkan susu setiap malam untukku. Dan selalu memperhatikan kesehatanku dan juga kesehatan calon bayi kita..
Disetiap selesai solatku, aku selalu berdoa untukmu.. Aku mencintaimu.. semoga kau juga bersyukur telah mendapatkanku, meski aku merasa masih banyak kekurangan kurasakan 9 bulan mendapampingimu menjadi istrimu..
Love u my hubby..
Minggu, 29 September 2013
Proses 4minggu - 20minggu kehamilan (Amazing Time ^_^)
Usia kandunganku sekarang kira-kira 20minggu 4hari. Sekarang si dede di dalam kandungan sudah lebih ringan untuk dibawa kemana-mana, mungkin memang benar trimester dua adalah masa ternyaman di jenjang kehamilan. Nah... aku akan menceritakan proses kehamilanku beserta pengalaman yang aku rasakan tiap minggunya, semoga membantu para calon ibu yang bertanya-tanya rasa seperti ini normalkah, atau adakah yang merasakan hal yang sama denganku..
4minggu-8minggu kehamilan
Satu minggu saat aku telat datang bulan, itulah tepatnya usia kandunganku 4minggu. Sedangkan usia janinya kira-kira baru 2minggu. Pengalaman pertamaku du usg di dokter, rahimku di lihat dan sudah terdapat kantung janin berbentuk bulat oval dengan diameternya 0,8cm. Kata dokter si janinnya masih terlalu kecil, sehingga belum bisa terlihat. 2minggu setelahnya aku datang kembali ke dokter sesuai dengan rujukan dokter. Kali ini saat di usg kantung rahimku sudah berisi seperti kacang tanah, kecil tapi berbentuk seperti kacang merah, melengkung. Dokter memberikanku selamat karena kandunganku normal, artinya janinku terlihat dan kehamilan berada di dalam rahim, usia kandungan saat itu kata dokter sekita 6minggu dengan janin panjangnya 0,2cm. Amaziiing sekaliii rasanya ada benih yang tumbuh di dalam rahimku.
Hamil ngebo, ya kata orang aku hamil ngebo. karena aku tidak pernah muntah-muntah atau mual parah. Semua makanan yang masuk tidak pernah ku tolak. Hanya saja yang aku rasakan pinggangku rasanya sakiiiit sekali, pegal, pengen patah seperti encok. setiap hari pasti aku bawa minyak kayu putih kemana saja aku pergi. selalu aku balurkan minyak kayu putih ke pinggangku, karena tak tahan rasa pegalnya. Kata suamiku, kemungkinan anak kami laki-laki karena bisa jadi si cabang bayi sedang menyerap kalsiumku, dan biasanya ciri-ciri itu mendandakan bahwa bayinya laki-laki. selain pegal dipinggang yang tak tertahan, keluhan lainya adalah membengkaknya payudaraku, rasanya ngiluuu sekali, apalagi bagian put*ng nya, itu rasanya jika tak sengaja tersentuh rasanya sakit, ngilu. melebihi sakit saat kita mau menstruasi. Semua orang yang menemuiku, selalu berkata enak ya hamilnya ngebo... ya aku senyum-senyum saja, toh aku belum pernah merasakan hamil mabok. Yang ada dalam benakku hanyalah, kesehatan janinku, makan sehat agar janinku sehat..
8minggu-12minggu kehamilan
Perasaan sakit pinggangku di usia ke 8 minggu kehamilan ini mulai berkurang, entah karena memang seharusnya sudah berkurang, atau karena bantuan konsumsi vitamin protecal solid yang aku beli di tiptop beberapa hari lalu. Di kemasan vitamin disebtukan baik untuk ibu hamil, terdiri dari vit c dan kalsium. aku konsumsi protecal solid 2hari sekali. Alhamdulillah sakit pinggangku menurun drastis. namun di minggu ini aku baru merasakan mual berkepanjangan, mual biasa aku rasakan dari jam9 pagi hingga jam2siang. terkadang disertai pusing ringan. Saatnya jadwal chek up ke dokter tiba, kata dokter kira-kira usia kehamilan 11minggu, bentuknya sudah mulai terlihat, ada kepala, badan, tangan, kaki dan sedikit ekor di bagian bokongnya, saat usg itu, si dede gerak-gerak subhanallah.. seperti cegukan,, lucuuu liatnya mau nangis terharu.. kata suster dede nya lagi renang tu. Dokterpun mengukur panjang badanya, alhamdulillah normal. vitamin yang diberikan dokter masih tetap sama yaitu folac acid. dan aku pun diminta chek up kembali bulan depan. oia disini aku sudah berpuasa, karena memang bertepatan dengan puasa ramadhan, alhamdulillah si dede mudah dibawa berpuasa, yaaa.. meskipun aku keseringan tidur, dan tidak melakukan hal-hal yang berat.. Untungnya aku memiliki suami yang bertanggung jawab dan perhatian, suamiku membantu pekerjaan rumah yang sulit aku lakukan, dia selalu memberikan perhatianya untukku, menyayangiku, mengantarku dan memenuhi kebuthanku. Aku sangat bersyukur abang yang tadinya selama pacaran tidak romantis dan terkesan cuek, saat menikah malah banyak romantis dan perhatian, dan tidak pernah menuntut hal-hal yang berat untuk ku jalani. Bahkan suamiku sering menyuruhku untuk berbuka karena ia khawatir akan keadaan janinku di dalam, 4 kali aku berbuka puasa, dan 4 kali itu pula aku malah pusing, kalo dibawa puasa si dede nya pintar, aku malah tidak pernah pusing.. Alhamdulillah semoga si dede menjadi anak soleh/solekha nantinya.. diajak taraweh pun si dede tidak pernah rewel, malah lucuu.. kepalaku saat itu pusiiing sekali, rasanya ga kuta untuk solat, tapi pelan-pelan aku bawa solat isya dan taraweh berjamaan dengan abang, alhamdulillah setelah solat malah pusingnya hilang... hehehe.. subhanallah.. sayaang bangeet sama anak bunda di peruut nih..
12minggu-17minggu kehamilan
Saat malam takbiran, aku merasakan sakit di perutku, rasanya pegal dan dibuat jalan rasanya sakit, selain itu perih terasa perut rahimku sebelan kanan saat dipegang, tapi anehnya tidak ada sama sekali iritasi kemerahan disitu. Aku bingung harus bagaimana, tidur sakit, duduk sakit, serba salah. Mau ke dokter tidak mungkin, akhirnya kuputuskan untuk urut khusus urut kehamilan, awalnya suamiku menolaknya, dan tidak memperbolehkan, namun karena sudah melihat aku kesakitan, dan karena ibuku memberikan keyakinan bahwa dukun urut ini memang sudah biasa mengurut orang hamil, akhirnya suamiku membolehkan dan mengantarku. Di dukun urut aku dipegang bagian punggu dan bokong, diurut pelan-pelan lembut tanganya, yang mengurutku usinya sekitar 80-90 tahun, tapi masih sehat terlihat olehku. Kata-nya kecapean ku sudah lama, namu aku tidak aku rasakan, aku tidak boleh kecapean katanya, karena jika hal ini dibiarkan nantinya bisa keguguran. Menurut dukun urut tersebut pula, bayiku kemungkinan laki-laki, dia melihat dari puting payudaraku yang hitam, katanya juga nanti anaku besar kayak ibunya,hehe.. setelah mengelus-elus perutku, dan menotok bagian miss v ku, diakhiri pijatanya dengan doa dan meniupkannya kebagian pusarku. Setelah dipijat aku pun bisa berjalan tanpa sakit, masih ada sakit tapi sedikit sekali, malamnya pun aku tidur pulaas sekali, badanku enak rasanya enteng.. perih yang kurasa di rahim pun sudah hilang keseokan paginya, aku pun bisa solat ied dengan nyaman, Alhamdulillah..
Semenjak kejadian aku harus diurut, suamiku jadi sangant parno dengan apa yang aku kerjakan, aku tidak boleh lagi jemur baju, karena jemur baju aku harus naik tangga, dan aku juga sudah tidak boleh membawa motor lagi, selama seminggu suamiku yang mencuci piring, dia juga selalu membuatkan aku susu.. senaang rasanya diberikan oleh Allah suami yang perhatian sepertinya.. bersyukur rasanya.. Semenjak kejadian kecapean itu, aku pun lebih hati-hati dalam beraktivitas, alhamdulillah sampai sekarang tidak pernah kambuh lagi, tapi tetap aku tidak boleh menjemur pakian dan membawa motor oleh suamiku..
Jadwal chek up pun tiba, kali ini aku chek up di RS.ASRI yang berada di jalan duren tiga, disini banyak teman kantor abang yang chek up hamil disini, dan rata-rata temanya menyuruh abang untuk pindah ke RS.ASRI khususnya untuk proses melahirkan, karena katanya fasilitasnya bagus, dan tempatnya dekat dengan kantor abang, jadi mudah untuk dijenguk. Rumah sakitnya kecil, tetapi memang terlihat mewah, ruang tunggunya terasa nyaman, di depan ada restoran, yang menurutku harganya menengah keatas, aku makan nasi goreng ada telur ceplok + ayam gorengnya, total harganya 55rb, abang minum jus melon aku lupa harganya, pokoknya totalnya 75rb. Disini aku bertemu dengan dokter ika, berjilbab panjang, suaranya agak medok jawa, dan lembut. Fasilitas usg memang lebih lengkap dan lebih modern dibanding di rs Haji, pemaparan kondisi dan ukuran bayi juga lebih detail, Alhamdulillah si dede normal, sedang tertidur sepertinya, posisinya memperlihatkan seperti ada monasnya,hehe.. kemungkinan laki-laki, usia kandungan diperkirakan 17minggu. aku mendapatkan fitamin folamil dan cal 99. Total harga chek up di RS.ASRI 675rb (Rincianya, dokter 150rb, usg 2D+print 200rb, vitamin 225rb, administrasi 50rb) berbeda jauh saat aku chek up di RS.HAJI,hehe.. untungya semua ini diganti oleh kantor abang,hehe..
4minggu-8minggu kehamilan
Satu minggu saat aku telat datang bulan, itulah tepatnya usia kandunganku 4minggu. Sedangkan usia janinya kira-kira baru 2minggu. Pengalaman pertamaku du usg di dokter, rahimku di lihat dan sudah terdapat kantung janin berbentuk bulat oval dengan diameternya 0,8cm. Kata dokter si janinnya masih terlalu kecil, sehingga belum bisa terlihat. 2minggu setelahnya aku datang kembali ke dokter sesuai dengan rujukan dokter. Kali ini saat di usg kantung rahimku sudah berisi seperti kacang tanah, kecil tapi berbentuk seperti kacang merah, melengkung. Dokter memberikanku selamat karena kandunganku normal, artinya janinku terlihat dan kehamilan berada di dalam rahim, usia kandungan saat itu kata dokter sekita 6minggu dengan janin panjangnya 0,2cm. Amaziiing sekaliii rasanya ada benih yang tumbuh di dalam rahimku.
Hamil ngebo, ya kata orang aku hamil ngebo. karena aku tidak pernah muntah-muntah atau mual parah. Semua makanan yang masuk tidak pernah ku tolak. Hanya saja yang aku rasakan pinggangku rasanya sakiiiit sekali, pegal, pengen patah seperti encok. setiap hari pasti aku bawa minyak kayu putih kemana saja aku pergi. selalu aku balurkan minyak kayu putih ke pinggangku, karena tak tahan rasa pegalnya. Kata suamiku, kemungkinan anak kami laki-laki karena bisa jadi si cabang bayi sedang menyerap kalsiumku, dan biasanya ciri-ciri itu mendandakan bahwa bayinya laki-laki. selain pegal dipinggang yang tak tertahan, keluhan lainya adalah membengkaknya payudaraku, rasanya ngiluuu sekali, apalagi bagian put*ng nya, itu rasanya jika tak sengaja tersentuh rasanya sakit, ngilu. melebihi sakit saat kita mau menstruasi. Semua orang yang menemuiku, selalu berkata enak ya hamilnya ngebo... ya aku senyum-senyum saja, toh aku belum pernah merasakan hamil mabok. Yang ada dalam benakku hanyalah, kesehatan janinku, makan sehat agar janinku sehat..
8minggu-12minggu kehamilan
Perasaan sakit pinggangku di usia ke 8 minggu kehamilan ini mulai berkurang, entah karena memang seharusnya sudah berkurang, atau karena bantuan konsumsi vitamin protecal solid yang aku beli di tiptop beberapa hari lalu. Di kemasan vitamin disebtukan baik untuk ibu hamil, terdiri dari vit c dan kalsium. aku konsumsi protecal solid 2hari sekali. Alhamdulillah sakit pinggangku menurun drastis. namun di minggu ini aku baru merasakan mual berkepanjangan, mual biasa aku rasakan dari jam9 pagi hingga jam2siang. terkadang disertai pusing ringan. Saatnya jadwal chek up ke dokter tiba, kata dokter kira-kira usia kehamilan 11minggu, bentuknya sudah mulai terlihat, ada kepala, badan, tangan, kaki dan sedikit ekor di bagian bokongnya, saat usg itu, si dede gerak-gerak subhanallah.. seperti cegukan,, lucuuu liatnya mau nangis terharu.. kata suster dede nya lagi renang tu. Dokterpun mengukur panjang badanya, alhamdulillah normal. vitamin yang diberikan dokter masih tetap sama yaitu folac acid. dan aku pun diminta chek up kembali bulan depan. oia disini aku sudah berpuasa, karena memang bertepatan dengan puasa ramadhan, alhamdulillah si dede mudah dibawa berpuasa, yaaa.. meskipun aku keseringan tidur, dan tidak melakukan hal-hal yang berat.. Untungnya aku memiliki suami yang bertanggung jawab dan perhatian, suamiku membantu pekerjaan rumah yang sulit aku lakukan, dia selalu memberikan perhatianya untukku, menyayangiku, mengantarku dan memenuhi kebuthanku. Aku sangat bersyukur abang yang tadinya selama pacaran tidak romantis dan terkesan cuek, saat menikah malah banyak romantis dan perhatian, dan tidak pernah menuntut hal-hal yang berat untuk ku jalani. Bahkan suamiku sering menyuruhku untuk berbuka karena ia khawatir akan keadaan janinku di dalam, 4 kali aku berbuka puasa, dan 4 kali itu pula aku malah pusing, kalo dibawa puasa si dede nya pintar, aku malah tidak pernah pusing.. Alhamdulillah semoga si dede menjadi anak soleh/solekha nantinya.. diajak taraweh pun si dede tidak pernah rewel, malah lucuu.. kepalaku saat itu pusiiing sekali, rasanya ga kuta untuk solat, tapi pelan-pelan aku bawa solat isya dan taraweh berjamaan dengan abang, alhamdulillah setelah solat malah pusingnya hilang... hehehe.. subhanallah.. sayaang bangeet sama anak bunda di peruut nih..
12minggu-17minggu kehamilan
Saat malam takbiran, aku merasakan sakit di perutku, rasanya pegal dan dibuat jalan rasanya sakit, selain itu perih terasa perut rahimku sebelan kanan saat dipegang, tapi anehnya tidak ada sama sekali iritasi kemerahan disitu. Aku bingung harus bagaimana, tidur sakit, duduk sakit, serba salah. Mau ke dokter tidak mungkin, akhirnya kuputuskan untuk urut khusus urut kehamilan, awalnya suamiku menolaknya, dan tidak memperbolehkan, namun karena sudah melihat aku kesakitan, dan karena ibuku memberikan keyakinan bahwa dukun urut ini memang sudah biasa mengurut orang hamil, akhirnya suamiku membolehkan dan mengantarku. Di dukun urut aku dipegang bagian punggu dan bokong, diurut pelan-pelan lembut tanganya, yang mengurutku usinya sekitar 80-90 tahun, tapi masih sehat terlihat olehku. Kata-nya kecapean ku sudah lama, namu aku tidak aku rasakan, aku tidak boleh kecapean katanya, karena jika hal ini dibiarkan nantinya bisa keguguran. Menurut dukun urut tersebut pula, bayiku kemungkinan laki-laki, dia melihat dari puting payudaraku yang hitam, katanya juga nanti anaku besar kayak ibunya,hehe.. setelah mengelus-elus perutku, dan menotok bagian miss v ku, diakhiri pijatanya dengan doa dan meniupkannya kebagian pusarku. Setelah dipijat aku pun bisa berjalan tanpa sakit, masih ada sakit tapi sedikit sekali, malamnya pun aku tidur pulaas sekali, badanku enak rasanya enteng.. perih yang kurasa di rahim pun sudah hilang keseokan paginya, aku pun bisa solat ied dengan nyaman, Alhamdulillah..
Semenjak kejadian aku harus diurut, suamiku jadi sangant parno dengan apa yang aku kerjakan, aku tidak boleh lagi jemur baju, karena jemur baju aku harus naik tangga, dan aku juga sudah tidak boleh membawa motor lagi, selama seminggu suamiku yang mencuci piring, dia juga selalu membuatkan aku susu.. senaang rasanya diberikan oleh Allah suami yang perhatian sepertinya.. bersyukur rasanya.. Semenjak kejadian kecapean itu, aku pun lebih hati-hati dalam beraktivitas, alhamdulillah sampai sekarang tidak pernah kambuh lagi, tapi tetap aku tidak boleh menjemur pakian dan membawa motor oleh suamiku..
Jadwal chek up pun tiba, kali ini aku chek up di RS.ASRI yang berada di jalan duren tiga, disini banyak teman kantor abang yang chek up hamil disini, dan rata-rata temanya menyuruh abang untuk pindah ke RS.ASRI khususnya untuk proses melahirkan, karena katanya fasilitasnya bagus, dan tempatnya dekat dengan kantor abang, jadi mudah untuk dijenguk. Rumah sakitnya kecil, tetapi memang terlihat mewah, ruang tunggunya terasa nyaman, di depan ada restoran, yang menurutku harganya menengah keatas, aku makan nasi goreng ada telur ceplok + ayam gorengnya, total harganya 55rb, abang minum jus melon aku lupa harganya, pokoknya totalnya 75rb. Disini aku bertemu dengan dokter ika, berjilbab panjang, suaranya agak medok jawa, dan lembut. Fasilitas usg memang lebih lengkap dan lebih modern dibanding di rs Haji, pemaparan kondisi dan ukuran bayi juga lebih detail, Alhamdulillah si dede normal, sedang tertidur sepertinya, posisinya memperlihatkan seperti ada monasnya,hehe.. kemungkinan laki-laki, usia kandungan diperkirakan 17minggu. aku mendapatkan fitamin folamil dan cal 99. Total harga chek up di RS.ASRI 675rb (Rincianya, dokter 150rb, usg 2D+print 200rb, vitamin 225rb, administrasi 50rb) berbeda jauh saat aku chek up di RS.HAJI,hehe.. untungya semua ini diganti oleh kantor abang,hehe..
Senin, 08 Juli 2013
Aku Positif Hamil
Setelah menikah tanggal 13 April 2013, aku sempat telat 1 hari saat jadwal haid 27 april, suamiku sangat senang melihat aku telat, tapi keesokan harinya ternyata aku menstruasi. Yang berbeda dari menstruasi kali ini, lama menstruasiku yang biasa 7 hari, kali ini hanya 4 hari, baru kali ini aku merasakan haid yang sesingkat ini.
Setelah kekegalan di bulan pertama, sebetulnya aku dan suami berniat untuk menunda dahulu kehamilan, sempat berencana akan menggunakan pengaman saat berhubungan di masa subur bulan depan (mei 2013). Namun rencana tinggalah rencana, aku dan suami lupa untuk membeli pengaman, dan terjadilah pembuahan di masa suburku di bulan mei. Akhir mei aku menanti menstruasi di jadwal menstruasiku. Seharusnya menstruasi tanggal 23 mei karena interval menstruasiku 28hari. Namun kutungu2 berhari-hari si tamu bulanan belum datang juga. Setelah telat menstruasi di hari ke-4 aku takut kalo ternyata aku sudah hamil, aku menjaga-jaga dengan membeli susu hamil yang siap jadi di supermarket, aku meminumnya tiap hari.
Hari itu tanggal 31 Mei 2013, tepat 1 minggu perkiaraan aku telat haid dibulan ini. Akhirnya aku putuskan untuk membeli alat tes kehamilan yang bisa dibeli di supermarket terdekat, setelah bangun tidur, pembuangan air seni pertama di hari itu aku simpan dalam sebuag wadah. Yang harus diperhatikan saat melakukan tes adalah, jangan membuka kemasan sebelum air seni siap diwadah. Agar alat tes tidak kebahasan atau tidak terkontaminasi udara luar. Jika tangan sudah di cuci dan dikeringkan, air seni sudah diwadah barulah buka kemasan dan lakukan tes dengan mencelupkan alat tes ke wadah yang sudah berisi air seni pertama.
Aku menunggu sesuatu yang terjadi pada alat tesku, 1 menit lamanya belum ada tanda apa2, setelah lewat 1 menit perlahan2 kulihat ada 2 garis merah. Yang satu garis pekat merah, yang satu lagi berwarna tidak terlalu pekat.
Suamiku masih bermalas2an di kasur, aku pun membangunkanya sambil memberitahukan hasil tes pagi itu. Dia terlihat senang, dengan senyum lebar sambil mengabidakan hasil tes dengan BB nya. Melihat suamiku senang, aku pun ikut senang, meskipun awalnya aku agak gelisah karena ternyata aku harus hamil secepat ini.
Keesokan harinya aku pun datang ke dokter kandungan di RS.Haji, aku dan suami memeriksakan kehamilan pertama dan berkonsultasi ke dokter. Saat pertama kali masuk, dokter pun melakukan USG ke perutku, katanya untuk mecari kantung janinny, setelah dicari-cari di dalam rahimku, terlihatlah kantung janin dengan ukuran 0,8 cm tanpa janin terlihat, karena kata dokter janinya masih terlalu kecil. Usia kehamilanku saat itu menurut dokter sekitar 4-5 minggu. Entah aku heran mengapa usia kehamilan dihitung dari hari pertama haid di bulan lalu, padahal kan proses pembuahan di masa subur kurang lebih 1 minggu setelah aku haid. Kata dokter itu hasil rata untuk mempermudah menghitung, namanya perkiraan, karena kita tidak tau pembuahan yang mana yang tepat menemukan sperma dengan sel telur ibu.
Dokter memberikan aku vitamin asam folat 400mg diminum 1 hari 1 kali. Sebelum kami pulang, dokter pun memberi selamat kepada kami, karena kehamilan kami termasuk cepat, banyak para pasangan yang kesulitan untuk mendapatkan momongan, bahkan harus ke dokter. Dokter mengingatkan kami untuk menjaga kehamilan dan memberikan selamat beberapa kali kepada kami. Disitulah aku baru merasakan sangat bersyukur dengan kehamilanku ini, dan akan kurawat dan kusayangi si calon jefri dan wulan junior ini. Laki-laki atau perempuan apa saja diterima yang diberikan Allah, hanya satu pintaku, semoga janin sehat tidak kekurangan sesuatu pun, amiin.. :)
Informasi biaya dokter kandungan di RS Haji:
- Biaya konsultasi dokter dan USG = Rp. 155.000
- Vitamin folac 400mg 15pcs = Rp. 33.000
Dokter praktek yang aku pilih dokter isrin, laki-laki dengan usia beliau sekitar 40-50tahun. Jadwal prakter beliau yang aku ingat jumat 17.00 - 20.00 dan hari sabtu 08.00 - 12.00. Ruangan berada di lantai 2 RS.Haji
Setelah kekegalan di bulan pertama, sebetulnya aku dan suami berniat untuk menunda dahulu kehamilan, sempat berencana akan menggunakan pengaman saat berhubungan di masa subur bulan depan (mei 2013). Namun rencana tinggalah rencana, aku dan suami lupa untuk membeli pengaman, dan terjadilah pembuahan di masa suburku di bulan mei. Akhir mei aku menanti menstruasi di jadwal menstruasiku. Seharusnya menstruasi tanggal 23 mei karena interval menstruasiku 28hari. Namun kutungu2 berhari-hari si tamu bulanan belum datang juga. Setelah telat menstruasi di hari ke-4 aku takut kalo ternyata aku sudah hamil, aku menjaga-jaga dengan membeli susu hamil yang siap jadi di supermarket, aku meminumnya tiap hari.
Hari itu tanggal 31 Mei 2013, tepat 1 minggu perkiaraan aku telat haid dibulan ini. Akhirnya aku putuskan untuk membeli alat tes kehamilan yang bisa dibeli di supermarket terdekat, setelah bangun tidur, pembuangan air seni pertama di hari itu aku simpan dalam sebuag wadah. Yang harus diperhatikan saat melakukan tes adalah, jangan membuka kemasan sebelum air seni siap diwadah. Agar alat tes tidak kebahasan atau tidak terkontaminasi udara luar. Jika tangan sudah di cuci dan dikeringkan, air seni sudah diwadah barulah buka kemasan dan lakukan tes dengan mencelupkan alat tes ke wadah yang sudah berisi air seni pertama.
Aku menunggu sesuatu yang terjadi pada alat tesku, 1 menit lamanya belum ada tanda apa2, setelah lewat 1 menit perlahan2 kulihat ada 2 garis merah. Yang satu garis pekat merah, yang satu lagi berwarna tidak terlalu pekat.
Suamiku masih bermalas2an di kasur, aku pun membangunkanya sambil memberitahukan hasil tes pagi itu. Dia terlihat senang, dengan senyum lebar sambil mengabidakan hasil tes dengan BB nya. Melihat suamiku senang, aku pun ikut senang, meskipun awalnya aku agak gelisah karena ternyata aku harus hamil secepat ini.
Keesokan harinya aku pun datang ke dokter kandungan di RS.Haji, aku dan suami memeriksakan kehamilan pertama dan berkonsultasi ke dokter. Saat pertama kali masuk, dokter pun melakukan USG ke perutku, katanya untuk mecari kantung janinny, setelah dicari-cari di dalam rahimku, terlihatlah kantung janin dengan ukuran 0,8 cm tanpa janin terlihat, karena kata dokter janinya masih terlalu kecil. Usia kehamilanku saat itu menurut dokter sekitar 4-5 minggu. Entah aku heran mengapa usia kehamilan dihitung dari hari pertama haid di bulan lalu, padahal kan proses pembuahan di masa subur kurang lebih 1 minggu setelah aku haid. Kata dokter itu hasil rata untuk mempermudah menghitung, namanya perkiraan, karena kita tidak tau pembuahan yang mana yang tepat menemukan sperma dengan sel telur ibu.
Dokter memberikan aku vitamin asam folat 400mg diminum 1 hari 1 kali. Sebelum kami pulang, dokter pun memberi selamat kepada kami, karena kehamilan kami termasuk cepat, banyak para pasangan yang kesulitan untuk mendapatkan momongan, bahkan harus ke dokter. Dokter mengingatkan kami untuk menjaga kehamilan dan memberikan selamat beberapa kali kepada kami. Disitulah aku baru merasakan sangat bersyukur dengan kehamilanku ini, dan akan kurawat dan kusayangi si calon jefri dan wulan junior ini. Laki-laki atau perempuan apa saja diterima yang diberikan Allah, hanya satu pintaku, semoga janin sehat tidak kekurangan sesuatu pun, amiin.. :)
Informasi biaya dokter kandungan di RS Haji:
- Biaya konsultasi dokter dan USG = Rp. 155.000
- Vitamin folac 400mg 15pcs = Rp. 33.000
Dokter praktek yang aku pilih dokter isrin, laki-laki dengan usia beliau sekitar 40-50tahun. Jadwal prakter beliau yang aku ingat jumat 17.00 - 20.00 dan hari sabtu 08.00 - 12.00. Ruangan berada di lantai 2 RS.Haji
Senin, 27 Mei 2013
review souvenir
souvenir pernikahanku, khusus sumbangan dari ibu tercinta, mulai dari model, bentuk, kemasan, warna, dan modalnya itu sumbangan dari ibu. Dari awal ibu sudah bilang padaku bahwa iya ingin tisu organdi yang cantik sebagai souvenir pernikahanku nanti.
Aku pun browsing mengenai harga dan model dari tisu organdi. Aawalnya aku menemukan harga tisu tersebut cukup mahal sekitar 8500 per buah sebelum di packing. Sebelum menemukan situs terakhir dan deal aku akhirnya aku sempat menemukan harga yang murah, namun lokasinya di jogja, aku pun add pin BB marketingnya, sempat tawar menawar. Dan ku pikir aku harus pesan jauh2 ke jogja karena harga termurah aku dapati dari dia.
Namun aku terus browsing sana sini. akhirnya ku temukan situs ini: ariesouvenir.com lokasinya pun dekat dijakarta timur. langsung saja aku sms pemiliknya mba arie, dan berlanjut dengan tukar pin BB, aku pun mendapatkan harga yang lebih murah. Akhirnya aku minta ketemuan langsung untuk survei bahan dan memastikan apakah barang yang aku pesan bagus. Saat bertemu, mba arie sangat baik dan membantu. bahan yang tisu yang dimilikinya pun sesuai dengan yang aku bayangkan. Harga setelah di packing mika sangatlah murah, disitusnya tertulis 5000, aku pun mencoba menawar dan dapat harga 4800 untuk 600pcs sudah rapi packing mika dan pita cantik.Oia, itu pun sudah termasuk bordir nama loh ^_^
Setelah pertemuan dengan mba arie, aku pun penasaran untuk survei ke jatinegara, disana terkenal dengan souvenir yang murah2 katanya. Sudah survei hampir ke 5 tempat, aku tidak mencapatkan harga dibawah harga yang mba arie berikan. Ada 5000 tapi bahanya sangat jelek, kw3nya. Nah dari situlah yakin menggunakan jasa souvenir milik mba arie.
Berikut ini bentuk souvenirnya :)
Waktu itu saya memesan dengan 5 warna, merah marun, pink, biru, ungu, coklat. Dan ini kebetulan hanya tersisa 1 warna biru. Oia satu lagi saya juga dapat bonus 1paket box hantaran dari mba arie. OKE banget pelayananya aku kasih nilai 90 ^_^
Aku pun browsing mengenai harga dan model dari tisu organdi. Aawalnya aku menemukan harga tisu tersebut cukup mahal sekitar 8500 per buah sebelum di packing. Sebelum menemukan situs terakhir dan deal aku akhirnya aku sempat menemukan harga yang murah, namun lokasinya di jogja, aku pun add pin BB marketingnya, sempat tawar menawar. Dan ku pikir aku harus pesan jauh2 ke jogja karena harga termurah aku dapati dari dia.
Namun aku terus browsing sana sini. akhirnya ku temukan situs ini: ariesouvenir.com lokasinya pun dekat dijakarta timur. langsung saja aku sms pemiliknya mba arie, dan berlanjut dengan tukar pin BB, aku pun mendapatkan harga yang lebih murah. Akhirnya aku minta ketemuan langsung untuk survei bahan dan memastikan apakah barang yang aku pesan bagus. Saat bertemu, mba arie sangat baik dan membantu. bahan yang tisu yang dimilikinya pun sesuai dengan yang aku bayangkan. Harga setelah di packing mika sangatlah murah, disitusnya tertulis 5000, aku pun mencoba menawar dan dapat harga 4800 untuk 600pcs sudah rapi packing mika dan pita cantik.Oia, itu pun sudah termasuk bordir nama loh ^_^
Setelah pertemuan dengan mba arie, aku pun penasaran untuk survei ke jatinegara, disana terkenal dengan souvenir yang murah2 katanya. Sudah survei hampir ke 5 tempat, aku tidak mencapatkan harga dibawah harga yang mba arie berikan. Ada 5000 tapi bahanya sangat jelek, kw3nya. Nah dari situlah yakin menggunakan jasa souvenir milik mba arie.
Berikut ini bentuk souvenirnya :)
Waktu itu saya memesan dengan 5 warna, merah marun, pink, biru, ungu, coklat. Dan ini kebetulan hanya tersisa 1 warna biru. Oia satu lagi saya juga dapat bonus 1paket box hantaran dari mba arie. OKE banget pelayananya aku kasih nilai 90 ^_^
Jumat, 10 Mei 2013
REVIEW KARTU UNDANGAN
Kartu undangan waktu itu saya serahkan kepada tifa grafika rekanan dari daffa caterting, lokasi di hek, saya pertama kali kesana bersama ibu. Ada banyak macam undangan koleksi milik tifa grafiika. Namun ibuku sudah terlanjur jatuh cinta pada pandangan pertama dengan undangan berwarna coklat dengan hiasan pita di tengahnya, kami pun menanyakan harga undangan untuk 500pcs, harganya 6000. beberapa kali kesana untuk edit data saya pun meminta diskon, dan akhirnya bisa menjadi 5500 untuk harga undanganku. Inilah penampakan undanganku:
Harga 5500 untuk 500pcs dengan kualitas hard cover depan belakang, kertas soft dilembar kedua bertuliskan jw (maaf ini ga kefoto), tinta emas di nama serta kertas yg glosi. Saya suka sekali dengan hasil kerja tifa grafika, bukan hanya itu saya diberikan bonus 5pcs undangan dan juga bonus 100 pcs ucapan terimakasih untuk di souvenir. Nilai yang saya berikan untuk tifa grafika adalah 90 ^_^
Tifa Grafika (0817-985-7881)
REVIEW Salon Hasina, Pernikahan 13 april '13
Daffa catering memiliki beberapa rekanan untuk salon, tapi karena saya berjilbab, mba jannah marketing dari daffa menyarankan untuk sanggar hasina karena style hijab-nya bagus. dan dari hasil survei saya, hasil make up dari hasina juga bagus. Akhirnya dari 2 kali survei ke hasina dan bertemu dengan mba kiki, saya memilih hasina untuk rias di pernikahan. Kebaya yang pertama saya pilih adalah kebaya merah, namun akhirnya saya berganti dengan kebaya coklat gold.
Berikut ini adalah hasil make up resepsi oleh hasina, dengan perias dan style hijab bernama mba prapti
Ini wajah saya dengan make up bedak dan lipstik seadanya sehari-hari,, dan banyak banget orang yang bilang saya pannglingi di pernikahan saya
Ini make up saat akad, jilbab milik saya pribadi, baju juga milik saya pribadi. akssoris jilbab dan bross di dada milik hasina. Saat akad mba prapti lebih memberikan make up yang soft dan lipstik berwana pink serta bagian mata yang tidak terlalu mencolok.
Berikut ini adalah hasil make up resepsi oleh hasina, dengan perias dan style hijab bernama mba prapti
Ini wajah saya dengan make up bedak dan lipstik seadanya sehari-hari,, dan banyak banget orang yang bilang saya pannglingi di pernikahan saya
Ini make up saat akad, jilbab milik saya pribadi, baju juga milik saya pribadi. akssoris jilbab dan bross di dada milik hasina. Saat akad mba prapti lebih memberikan make up yang soft dan lipstik berwana pink serta bagian mata yang tidak terlalu mencolok.
Rabu, 08 Mei 2013
Review Daffa Catering, Pernikahan 13 April '13
Saya berkenalan dengan Daffa Catering awalnya dari email iseng saya minta pricelist, namun marketing daffa menyarankan untuk langsung test food dan price list akan diberikan saat test food. Test food pertama di KODAM JAYA, karena kebetulan gedungnya sama dengan gedung yang aku inginkan. Janji Temu saya lakukan dengan Mba Fitri marketing daffa, sebelumnya beliau juga rajin menelepon saya, sehingga saya merasa terbantu.
Saat test food pertama saya diantar oleh abang (suami), kami mencoba puding, dendeng kripsi, aneka snack, dan bakso. Baksonya saya rasa kurang, tapi untuk yang lainya saya suka rasanya. Dari pertemuan itu Juni 2012 saya mendapatkan pricelist untuk 500 undangan. Test food kedua pun berlangsung dengan diantar adik, kata adik 80% masakanya enak, dia suka. Bunganya pun di dekorasi banyak, rapi dan indah. OKE akhirnya saya DP tanda jadi 1jt di test food kedua. Test food ketiga saya diantar oleh ibu, nasi goreng daffa membuat saya jatuh hati, marketing daffa yang supel jg akhirnya membuat saya memberikan DP 1 saya sebesar 7jt. DP selanjutnya saya cicil setiap saya dan abang punya tabungan lebih, hampir 5x DP seingat saya. Pelunasan saya lakukan 2 minggu sebelum hari H, disitu juga saya meminta dekorasi yang saya inginkan.
Berikut ini adalah hasil dekorasi pelaminan Daffa Catering:
Dekorasi Buffe Utama di bagian kanan gedung
Dekorasi VIP
Dekorasi Buffe di sebelah kiri bagian gedung
Dekorasi puddind, buah, dan snack. Sayangnya itu ice cravingnya kecil, jadi ga keliatan :(
Dekorasi Pelaminan, bagian taman bawah memang kurang bunga, mungkin karena saya lebih menekankan ke marketing mengenai bunga yang di atas, untuk yang mau full semua, bisa dibicarakan dengan pihak dekorasinya.
Dekorasi lampu jalan menggunakan lampu kaca berbentuk s dan paduan lampu tinggi,,
Dekorasi gubukan
Dari paket 600 undangan yang saya pesan di daffa catering dan tamu yang hadir melebihi 600 undangan, makanan masih terseisa dan bisa dibawa pulang oleh pihak saya dan pihak abang. Untuk gubukan berdasarkan review dari teman, jam stg1 baru gubukan habis. Nilai untuk dekorasi daffa catering saya berikan 80, dan untuk makananya saya juga 85, GOOD JOB :*
Untuk para calon pengantin yang mau sharing tentang daffa catering, silahkan bisa menghubungi saya di line: wulan.mawar atau email: wulanmawar@gmail.com
Saat test food pertama saya diantar oleh abang (suami), kami mencoba puding, dendeng kripsi, aneka snack, dan bakso. Baksonya saya rasa kurang, tapi untuk yang lainya saya suka rasanya. Dari pertemuan itu Juni 2012 saya mendapatkan pricelist untuk 500 undangan. Test food kedua pun berlangsung dengan diantar adik, kata adik 80% masakanya enak, dia suka. Bunganya pun di dekorasi banyak, rapi dan indah. OKE akhirnya saya DP tanda jadi 1jt di test food kedua. Test food ketiga saya diantar oleh ibu, nasi goreng daffa membuat saya jatuh hati, marketing daffa yang supel jg akhirnya membuat saya memberikan DP 1 saya sebesar 7jt. DP selanjutnya saya cicil setiap saya dan abang punya tabungan lebih, hampir 5x DP seingat saya. Pelunasan saya lakukan 2 minggu sebelum hari H, disitu juga saya meminta dekorasi yang saya inginkan.
Berikut ini adalah hasil dekorasi pelaminan Daffa Catering:
Dekorasi Buffe Utama di bagian kanan gedung
Dekorasi VIP
Dekorasi Buffe di sebelah kiri bagian gedung
Dekorasi puddind, buah, dan snack. Sayangnya itu ice cravingnya kecil, jadi ga keliatan :(
Dekorasi Pelaminan, bagian taman bawah memang kurang bunga, mungkin karena saya lebih menekankan ke marketing mengenai bunga yang di atas, untuk yang mau full semua, bisa dibicarakan dengan pihak dekorasinya.
Dekorasi lampu jalan menggunakan lampu kaca berbentuk s dan paduan lampu tinggi,,
Dekorasi gubukan
Dari paket 600 undangan yang saya pesan di daffa catering dan tamu yang hadir melebihi 600 undangan, makanan masih terseisa dan bisa dibawa pulang oleh pihak saya dan pihak abang. Untuk gubukan berdasarkan review dari teman, jam stg1 baru gubukan habis. Nilai untuk dekorasi daffa catering saya berikan 80, dan untuk makananya saya juga 85, GOOD JOB :*
Untuk para calon pengantin yang mau sharing tentang daffa catering, silahkan bisa menghubungi saya di line: wulan.mawar atau email: wulanmawar@gmail.com
Selasa, 07 Mei 2013
REVIEW KUA Pernikahan 13 april '13
Karena kesibukan yang melanda, rencana posting blog mengenai persiapan pernikahan tinggal angan, sekarang saatnya aku mereview vendor pernikahanku, semoga bermanfaat untuk rekan-rekan yang sedang memperseiapkan pernikahan
KUA
Saya mengurus surat di KUA Makasar untuk surat pengantar numpang nikah di KUA Kramat Jati kena 50rb, itu bukan iuran resmi, melainkan pungli tembak dari oknum petugas KUA Makassar. Saat mengurus di KUA Kramat Jati, suasana berbeda dengan di KUA Makassar, disana saya mengurus surat nikah hanya mengeluarkan uang sebesar 30rb itu untuk biaya pendaftaran nikah. Kemudia setelah bertemu dengan penghulu yang bernama Bapak Sakirin, disana saya diberikan arahan dan wejangan mengenai pernikahan, beliau tidak sama sekali membahas tentang uang yang harus dibayarkan padanya, saya sempat bingung karena beliau mempersilahkan saya pergi tanpa membahas masalah uang penghulu. Akhirnya saya tanyakan mengenai uang untuk penghulu, berapa yang harus saya keluarkan. Namun subhanllah, bapak Sakirin tidak memberatkan masalah besar uangnya,
- beliau berkata: "Saya tidak mau meinterfensi, niat baik tidak akan saya persulit, terserah seikhlasnya".
Disitu saya baru merasa kagum dengan tugas mulia seorang penghulu, ternyata tidak semua penghulu "membandrol tarif".
- "Baiklah pak, terima kasih, kalo begitu masalah uang penghulu saya serahkan sekalian setelah acara ya pak?" Bgitu tutur saya pada penghulu.
- Beliau tersenyum sambil berkata "iya tidak apa2 mba, terserah saya tidak akan memberatkan".
Alhamdulillah urusan KUA selesai, dan padda hari H Bapak tersebut datang tepat waktu, acara berjalan dengan khidmat, saya tidak mampu menahan tangis, dan abang (suami) jga tidak mampu menahan tangis. Kami bahagia segaligus sedih. Semua rasa bercampur, namun satu yang pasti syukur kepada Allah atas kelancaran acara akad kami.
KUA
Saya mengurus surat di KUA Makasar untuk surat pengantar numpang nikah di KUA Kramat Jati kena 50rb, itu bukan iuran resmi, melainkan pungli tembak dari oknum petugas KUA Makassar. Saat mengurus di KUA Kramat Jati, suasana berbeda dengan di KUA Makassar, disana saya mengurus surat nikah hanya mengeluarkan uang sebesar 30rb itu untuk biaya pendaftaran nikah. Kemudia setelah bertemu dengan penghulu yang bernama Bapak Sakirin, disana saya diberikan arahan dan wejangan mengenai pernikahan, beliau tidak sama sekali membahas tentang uang yang harus dibayarkan padanya, saya sempat bingung karena beliau mempersilahkan saya pergi tanpa membahas masalah uang penghulu. Akhirnya saya tanyakan mengenai uang untuk penghulu, berapa yang harus saya keluarkan. Namun subhanllah, bapak Sakirin tidak memberatkan masalah besar uangnya,
- beliau berkata: "Saya tidak mau meinterfensi, niat baik tidak akan saya persulit, terserah seikhlasnya".
Disitu saya baru merasa kagum dengan tugas mulia seorang penghulu, ternyata tidak semua penghulu "membandrol tarif".
- "Baiklah pak, terima kasih, kalo begitu masalah uang penghulu saya serahkan sekalian setelah acara ya pak?" Bgitu tutur saya pada penghulu.
- Beliau tersenyum sambil berkata "iya tidak apa2 mba, terserah saya tidak akan memberatkan".
Alhamdulillah urusan KUA selesai, dan padda hari H Bapak tersebut datang tepat waktu, acara berjalan dengan khidmat, saya tidak mampu menahan tangis, dan abang (suami) jga tidak mampu menahan tangis. Kami bahagia segaligus sedih. Semua rasa bercampur, namun satu yang pasti syukur kepada Allah atas kelancaran acara akad kami.
Semoga Allah menjaga cinta dan kasih antara saya dan suami, dan diberikan keberkehan, serta keturunan yang soleh dan solkha menjadai kebanggaan orang tua. amiin..
Selasa, 04 September 2012
persiapan pernikahan
Progress 5bulan ini :
- gedung sudah booked (bulan maret) jatuhlah pada 'aula sudirman' KODAM JAYA UKI
- catering sudah booked dp.1 (tinggal lunasinya :p)
- salon masih galau
- undangan belum survei
- design souvenir sudah ada, sudah survei harg<
- persiapan lamaran belum ada
sekian progress dari persiapan pernikahanku, next aku akan review mengenai vendor pernikahanku, dan hasil surve salon rekanan cateringku. Semoga bermanfaat untuk para capeng lainya
more info atau mau tanya2 email aja ke: wulanmawar@gmail.com
Rabu, 05 Januari 2011
BIENVENUE KATALOG SOPHIE - LIVE HEALTHY BE HAPPY (8 JANUARI 2011)
Kawan ada yang mau ikut acara ini ga ya...? Lagi cari temen ni untuk dateng,, hehe... maklum takut plonga plongo kalo jalan sendirian, ini info mengenai acaranya:
| Waktu | 08 Januari · 6:00 - 9:00 |
|---|---|
| Tempat | Parking Area Sophie Paris Building, Lebak Bulus-JakSel Jl. Adyaksa Raya No. 33, Lebak Bulus, Jakarta Selatan 12440 Jakarta, Indonesia |
| Dibuat oleh: | |
| Info Selengkapnya | LIVE HEALTHY BE HAPPY with SOPHIE! SABTU, 8 JANUARI 2011 Pukul 06.oo WIB Parking Area Sophie Paris Building ...Jl. Adyaksa Raya No. 33, Lebak Bulus, Jakarta Selatan 12440 Pengin tampil Gaya sekaligus Sehat? SOPHIE Solusinya. Datang saja ke Bienvenue Catalogue SOPHIE, sekaligus menandai peluncuran koleksi fashion terbaru Sophie Paris. Dan akan mengajak Anda untuk “LIVE HEALTHY BE HAPPY with SOPHIE!” hidup sehat bersama SOPHIE. Konsultasi SmartSlim dan diet sehat yang dipandu langsung oleh Dr. Jacques Durand. Ada lagi, COOKING DEMO "Healthy Food" by Slim Gourmet lho. Semakin seru dengan Fun Aerobic Aerodance bersama Instruktur FRANS. Dan yang paling dinanti FUN AEROBIC COMPETITION berhadiah Uang Tunai dan Paket Ekslusif Sophie Paris. IKUTI FUN AEROBIC COMPETITION & MENANGKAN HADIAH EKSKLUSIF SOPHIE! Juara 1 : Rp. 400.000 + Bingkisan Eksklusif Sophie Juara 2 : Rp. 300.000 + Bingkisan Eksklusif Sophie Juara 3 : Rp. 200.000 + Bingkisan Eksklusif Sophie Harapan 1,2,3 juga mendapatkan Bingkisan Eksklusif Sophie. DAPATKAN FREE CHECK-UP DAN MENANGKAN 2 VOUCHER MEDICAL CHECK-UP DI PANTAI HOSPITAL, MALAYSIA. Syaratnya mudah kok untuk mengikuti Fun Aerobic Competition, hanya dengan membeli salah satu paket LHBH: 1. Paket A Rp 25.000 (Topi dan Tester Smart Slim ) 2. Paket B Rp.35.000 ( T-Shirt dan Tester Smart Slim ) 3. Paket B Rp.55.000 ( Topi+T-Shirt dan Tester Smart Slim ) Pastinya akan ada Bazaar & Shocking Sale up to 80% lho. Ajak teman dan keluarga untuk datang ke Bienvenue Catalogue SOPHIE bertempat di halaman parkir Sophie Paris, Lebak Bulus –JakSel pada 8 Januari 2011 mulai pukul 06.00 s/d selesai. Gratis dan terbuka untuk umum. Kapan lagi tampil gaya sekaligus sehat? Gratis dan Terbuka Untuk UMUM. Plus 200 Lunch Box untuk early bird. Kapan lagi tampil gaya sekaligus sehat? Buat kawan-kawan (khusus perempuan ajah,hehe) di jakarta dan sekitarnya yang berniat ikut acara ini, barengan yuk...? jadi biar kita tambah teman dan tambah seru disananya.. Contac me ya: wulan (08568083262) |
Senin, 20 Desember 2010
5 Peredaan cinta dan nafsu
1. Cinta itu membahagiakan, Nafsu itu membahayakan
Cinta yang sebenarnya selalu menunjukkan jalan atau arah menuju kebahagiaan bagi orang-orang yang menjalaninya. Seorang pecinta yang sudah menemukan dan memahami makna cinta sejati dalam dirinya akanberada pada kondisi yang membahagiakan. Sebaliknya, orang-orang yang terkecoh dengan nafsu dan menganggap nafsu adalah cinta akan berada dalam kondisi yang membahayakan. Kita tidak bisa memungkiri, di mana ada kebaikan, di situlah setan menggoda manusia agar terjerumus ke dalam keburukan.
Cinta dan nafsu seperti dua sisi dari mata uang yang sama. Cinta adalah sisi positif, nafsu adalah sisi negatif dan uang itu adalah hubungan. Seseorang yang mencintai pasangannya dengan sebenar-benarnya cinta akan mengarahkan hubungannya menuju kebahagiaan sejati dengan caramenjaga dan menyayangi pasangannya. Tanpa bermaksud untuk merusak dan menyakiti. Lain halnya dengan orang-orang yang menjalin hubungan dengan landasan nafsu, mereka akan membawa hubungannya kearah kebahagiaan yang semu dan hanya berorientasi pada fisik, dalam hal ini sex. Yang justru akan menjerumuskan mereka ke dalam situasi yang membahayakan.
2. Cinta bikin kita ketawa, Nafsu bikin kita kecewa
Kalau diibaratkan hubungan seperti sawah, maka cinta adalah padi dan nafsu adalah rumput liar. Nah, ketika ketika seseorang menanam padi (cinta) di sawah (hubungan) maka secara otomatis akan tumbuh juga rumput liiar (nafsu). Kalau orang itu sudah mengetahui dan memahami apa itu padi (apa itu cinta), maka dia akan segera memangkas rumput liar itu (nafsu) yang tumbuh di sawahnya (hubungan). Ketika tiba masa panen, orang ini akan menuai hasil sawahnya (hubungan) yang ditanami padi (cinta) itu tadi berupa buah padi (kebahagiaan). Lain dengan orang-orang yang terkecoh yang menyangka rumput liar (nafsu) sebagai padi (cinta). Mereka akan memelihara rumput liar (nafsu) dan tanaman padinya (cinta) akan mati. Pada saat panen, tentu yang mereka dapat hanyalah sekarung rumput liar (nafsu) yang tidak enak dimakan (kekecewaan).
3. Cinta selalu ingin memberi, Nafsu hanya ingin diberi
Saya rasa maksud dari poin ketiga ini sudah jelas. Cinta adalah memberi. Ketika seseorang menjalin hubungan atas dasar cinta maka hal pertama yang dilakukannya adalah memberikan yang terbaik kepada pasangannya, bukan ingin diberi. Logikanya, kalau kita dan pasangan sama-sama ingin memberi (kita ingin memberi kepada pasangan dan pasangan ingin memberi kepada kita) secara otomatis keduanya akan menerima. Tapi kalau kita dan pasangannya inginnya diberi (pasangan ingin diberi dan kita juga ingin diberi) lalu siapa yang akan memberi..? Pada akhirnya yang terjadi justru tidak ada yang akan diberi karena tidak ada yang ingin memberi.
4. Cinta ingin menyayangi, Nafsu ingin menggerayangi
Bagaimana cara kamu memperlakukan pasanganmu?
Dan bagaimana cara pasanganmu memperlakukan kamu?
Ini adalah cara termudah untuk membedakan mana cinta, mana nafsu..?
Landasan seseorang dalam menjalin hubungan akan sangat menentukan pada bagaimana cara orang tersebut memperlakukan pasangannya. Orang yang menjalin hubungan dengan landasan cinta akan senantiasa memperlakukan pasangannya dengan cara-cara yang baik. Menjaga, menyayangi, memperhatikan dan selalu memberikan yang terbaik. Sebaliknya orang orang yang menjalin hubungan karena nafsu cenderung memperlakukan pasangan ke arah fisik. Setiap kali bertemu, inginnya menciumi dan diciumi, setiap kali berdua inginnya dipeluk dan memeluk, digerayangi dan menggerayangi, dan yang lebih parah lagi kalau sampai kearah hubungan sex.
5. Cinta yang terbaik, Nafsu yang terbalik
Cinta selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik, berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangan dan selalu memperlakukan pasangan dengan cara-cara yang baik. Bagaimana dengan nafsu..? Sebaliknya, nafsu selalu ingin diberi dan cenderung memperlakukan pasangan ke arah yang menyesatkan.
sumber: http://www.duniakita.info/2010/12/5-perbedaan-antara-nafsu-dan-cinta.html?
Cinta yang sebenarnya selalu menunjukkan jalan atau arah menuju kebahagiaan bagi orang-orang yang menjalaninya. Seorang pecinta yang sudah menemukan dan memahami makna cinta sejati dalam dirinya akanberada pada kondisi yang membahagiakan. Sebaliknya, orang-orang yang terkecoh dengan nafsu dan menganggap nafsu adalah cinta akan berada dalam kondisi yang membahayakan. Kita tidak bisa memungkiri, di mana ada kebaikan, di situlah setan menggoda manusia agar terjerumus ke dalam keburukan.
Cinta dan nafsu seperti dua sisi dari mata uang yang sama. Cinta adalah sisi positif, nafsu adalah sisi negatif dan uang itu adalah hubungan. Seseorang yang mencintai pasangannya dengan sebenar-benarnya cinta akan mengarahkan hubungannya menuju kebahagiaan sejati dengan caramenjaga dan menyayangi pasangannya. Tanpa bermaksud untuk merusak dan menyakiti. Lain halnya dengan orang-orang yang menjalin hubungan dengan landasan nafsu, mereka akan membawa hubungannya kearah kebahagiaan yang semu dan hanya berorientasi pada fisik, dalam hal ini sex. Yang justru akan menjerumuskan mereka ke dalam situasi yang membahayakan.
2. Cinta bikin kita ketawa, Nafsu bikin kita kecewa
Kalau diibaratkan hubungan seperti sawah, maka cinta adalah padi dan nafsu adalah rumput liar. Nah, ketika ketika seseorang menanam padi (cinta) di sawah (hubungan) maka secara otomatis akan tumbuh juga rumput liiar (nafsu). Kalau orang itu sudah mengetahui dan memahami apa itu padi (apa itu cinta), maka dia akan segera memangkas rumput liar itu (nafsu) yang tumbuh di sawahnya (hubungan). Ketika tiba masa panen, orang ini akan menuai hasil sawahnya (hubungan) yang ditanami padi (cinta) itu tadi berupa buah padi (kebahagiaan). Lain dengan orang-orang yang terkecoh yang menyangka rumput liar (nafsu) sebagai padi (cinta). Mereka akan memelihara rumput liar (nafsu) dan tanaman padinya (cinta) akan mati. Pada saat panen, tentu yang mereka dapat hanyalah sekarung rumput liar (nafsu) yang tidak enak dimakan (kekecewaan).
3. Cinta selalu ingin memberi, Nafsu hanya ingin diberi
Saya rasa maksud dari poin ketiga ini sudah jelas. Cinta adalah memberi. Ketika seseorang menjalin hubungan atas dasar cinta maka hal pertama yang dilakukannya adalah memberikan yang terbaik kepada pasangannya, bukan ingin diberi. Logikanya, kalau kita dan pasangan sama-sama ingin memberi (kita ingin memberi kepada pasangan dan pasangan ingin memberi kepada kita) secara otomatis keduanya akan menerima. Tapi kalau kita dan pasangannya inginnya diberi (pasangan ingin diberi dan kita juga ingin diberi) lalu siapa yang akan memberi..? Pada akhirnya yang terjadi justru tidak ada yang akan diberi karena tidak ada yang ingin memberi.
4. Cinta ingin menyayangi, Nafsu ingin menggerayangi
Bagaimana cara kamu memperlakukan pasanganmu?
Dan bagaimana cara pasanganmu memperlakukan kamu?
Ini adalah cara termudah untuk membedakan mana cinta, mana nafsu..?
Landasan seseorang dalam menjalin hubungan akan sangat menentukan pada bagaimana cara orang tersebut memperlakukan pasangannya. Orang yang menjalin hubungan dengan landasan cinta akan senantiasa memperlakukan pasangannya dengan cara-cara yang baik. Menjaga, menyayangi, memperhatikan dan selalu memberikan yang terbaik. Sebaliknya orang orang yang menjalin hubungan karena nafsu cenderung memperlakukan pasangan ke arah fisik. Setiap kali bertemu, inginnya menciumi dan diciumi, setiap kali berdua inginnya dipeluk dan memeluk, digerayangi dan menggerayangi, dan yang lebih parah lagi kalau sampai kearah hubungan sex.
5. Cinta yang terbaik, Nafsu yang terbalik
Cinta selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik, berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangan dan selalu memperlakukan pasangan dengan cara-cara yang baik. Bagaimana dengan nafsu..? Sebaliknya, nafsu selalu ingin diberi dan cenderung memperlakukan pasangan ke arah yang menyesatkan.
sumber: http://www.duniakita.info/2010/12/5-perbedaan-antara-nafsu-dan-cinta.html?
Kamis, 23 September 2010
Tentang rasa-astrid (my fav song)
Aku tersesat
Menuju hatimu
Beri aku jalan yang indah
Ijinkan ku lepas penatku
‘tuk sejenak lelap di bahumu
Menuju hatimu
Beri aku jalan yang indah
Ijinkan ku lepas penatku
‘tuk sejenak lelap di bahumu
Dapatkah selamanya kita bersama
Menyatukan perasaan kau dan aku
Semoga cinta kita kekal abadi
Sesampainya akhir nanti selamanya
Tentang cinta yang datang perlahan
Membuatku takut kehilangan
Ku titipkan cahaya terang
Tak padam di dera goda dan masa
Dapatkah selamanya kita bersama
Menyatukan perasaan kau dan aku
Semoga cinta kita kekal abadi
Sesampainya akhir nanti selamanya
Dapatkah selamanya kita bersama
Menyatukan perasaan kau dan aku
Semoga cinta kita kekal abadi
Sesampainya akhir nanti selamanya
Dapatkah selamanya kita bersama
Menyatukan perasaan kau dan aku
Semoga cinta kita kekal abadi
Sesampainya akhir nanti selamanya...
Menyatukan perasaan kau dan aku
Semoga cinta kita kekal abadi
Sesampainya akhir nanti selamanya
Tentang cinta yang datang perlahan
Membuatku takut kehilangan
Ku titipkan cahaya terang
Tak padam di dera goda dan masa
Dapatkah selamanya kita bersama
Menyatukan perasaan kau dan aku
Semoga cinta kita kekal abadi
Sesampainya akhir nanti selamanya
Dapatkah selamanya kita bersama
Menyatukan perasaan kau dan aku
Semoga cinta kita kekal abadi
Sesampainya akhir nanti selamanya
Dapatkah selamanya kita bersama
Menyatukan perasaan kau dan aku
Semoga cinta kita kekal abadi
Sesampainya akhir nanti selamanya...
Minggu, 04 Juli 2010
Rabu, 02 Juni 2010
Puisi cinta BJ Habibi
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan
dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi
nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku
serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti
kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau
ada,
aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti
cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku ....
(BJ. HABIBIE)
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan
dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi
nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku
serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti
kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau
ada,
aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti
cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku ....
(BJ. HABIBIE)
Minggu, 30 Mei 2010
Pergantian musim di indonesia saat ini
Buat temen-temen yang semakin bingung dengan pergantian musim di indonesia, ini akan aku bahas sedikit mengenai pergantian musim di tahun ini, semoga bermanfaat, jadi kita bisa memprediksi di bulan ini cenderung akan terjadi hujan-kah atau kemarau ^_^
Saat in mulai terjadi anomali (keanehan) batas pergantian musim di Indonesia. Jika dulu musim hujan dan kemarau selalu dapat diperkirakan, kini hal itu suli di lakukan. Mengapa ini terjadi?
Sebagai negara beriklim tropis, maka lazim bahwa musim hujan tiba ketika matahari berada di belahan bumi selatan. Yakni sekitar bulan Oktober-April. Musim kemarau terjadi ketika matahari berada di sebelah utara khatulistiwa sekitar bulan April-Oktober. Jika patokan ini konsisten, berarti banjir di Jakarta tidak akan terjadi pada Mei. Sebab, saat itu sedang musing kemarau. Tapi faktanya sekaran ini Jakarta beberapa kali diguyur hujan deras dan beberapa lokasi tergenang banjir.
"Tahun ini memang ada anomali dalam perhitungan musin dan itu cukup menyulitkan," kata Kepala Bidang informasi BMG Sutamto di jakarta. Saat ini BMG membagi wilayah iklim di Indonesia menjadi tiga zona. Pertama zona A yang meliputi Indonesia bagian selatan. Terdiri atas sumatra selatan, Jawa hingga pulau timor, kalimantan, Sulawesi, serta sebgian Papua. Keuda zona B yang meliputi Indonesia bagian barat laut. Diantaranya, Sumatra Utara sampai tenggara. Ketiga Zona C meliputi Maluku dan Sulawesi Utara. "Setiap wilayah mempunyai rentang musim hujan dan kemarau yang berbeda-beda," terangnya.
Zona A mempunyai puncak musim hujan pada Januari dan puncak musim kemarau pada Agustus. Berarti karna kita ermasuk dalam zona A ini, maka kawan-kawan harus bersiap memasuki musim kemarau yang puncaknya sekitar bulan ramadhan nanti.
Zona B mempunyai dua puncak musim hujan, yaitu April dan November, serta puncak musim kemarau Februari dan Juli. Nah bagi kawan yang tinggal di daerah zona B ini, maka beersiap utnuk memeiliki tampungan air yang banyak dari sekarang, karena diperkirakan Juli menjadi puncak kemarau.
Zona C mempunyai puncak musim hujan pada Juni-Juli dan puncak musim kemarau November arau Februari. Maka bersiap bagi kawan yang ada di daerah zona c yang menjadi langganan banjir, untuk memepersiapkan kebutuhan yang ada.
Namun perkiraan ini masih bisa bergeser diakibatkan faktor alam yang lain yang memang sulit untuk di prediksi, ini juga menjadi salah satu penyebab dari adanya global warming yang telah kita produksi, hiks..
Saat in mulai terjadi anomali (keanehan) batas pergantian musim di Indonesia. Jika dulu musim hujan dan kemarau selalu dapat diperkirakan, kini hal itu suli di lakukan. Mengapa ini terjadi?
Sebagai negara beriklim tropis, maka lazim bahwa musim hujan tiba ketika matahari berada di belahan bumi selatan. Yakni sekitar bulan Oktober-April. Musim kemarau terjadi ketika matahari berada di sebelah utara khatulistiwa sekitar bulan April-Oktober. Jika patokan ini konsisten, berarti banjir di Jakarta tidak akan terjadi pada Mei. Sebab, saat itu sedang musing kemarau. Tapi faktanya sekaran ini Jakarta beberapa kali diguyur hujan deras dan beberapa lokasi tergenang banjir.
"Tahun ini memang ada anomali dalam perhitungan musin dan itu cukup menyulitkan," kata Kepala Bidang informasi BMG Sutamto di jakarta. Saat ini BMG membagi wilayah iklim di Indonesia menjadi tiga zona. Pertama zona A yang meliputi Indonesia bagian selatan. Terdiri atas sumatra selatan, Jawa hingga pulau timor, kalimantan, Sulawesi, serta sebgian Papua. Keuda zona B yang meliputi Indonesia bagian barat laut. Diantaranya, Sumatra Utara sampai tenggara. Ketiga Zona C meliputi Maluku dan Sulawesi Utara. "Setiap wilayah mempunyai rentang musim hujan dan kemarau yang berbeda-beda," terangnya.
Zona A mempunyai puncak musim hujan pada Januari dan puncak musim kemarau pada Agustus. Berarti karna kita ermasuk dalam zona A ini, maka kawan-kawan harus bersiap memasuki musim kemarau yang puncaknya sekitar bulan ramadhan nanti.
Zona B mempunyai dua puncak musim hujan, yaitu April dan November, serta puncak musim kemarau Februari dan Juli. Nah bagi kawan yang tinggal di daerah zona B ini, maka beersiap utnuk memeiliki tampungan air yang banyak dari sekarang, karena diperkirakan Juli menjadi puncak kemarau.
Zona C mempunyai puncak musim hujan pada Juni-Juli dan puncak musim kemarau November arau Februari. Maka bersiap bagi kawan yang ada di daerah zona c yang menjadi langganan banjir, untuk memepersiapkan kebutuhan yang ada.
Namun perkiraan ini masih bisa bergeser diakibatkan faktor alam yang lain yang memang sulit untuk di prediksi, ini juga menjadi salah satu penyebab dari adanya global warming yang telah kita produksi, hiks..
Selasa, 25 Mei 2010
tak pernah berharap jadi guru
sekarang aku semester 6 di UNJ jurusan pend.matematika, itu artinya aku di arahkan kedepanya menjadi guru. Ya sebuah profesi yang dulu jarang dilirik orang, termasuk aku,hihihi.... Dulu mah aku ga pernah terbesit untuk jadi guru, apalagi dulu liat guru-guru yang ngajar aku katanya mereka susah hidupnya, kesejahteraanya belum terjamin. Dan di samping itu, melihat tingkah polah teman-teman dulu, rasanya akan sulit jadi guru itu, anaknya nakal-nakal.. huehue...
Tapi ternyata, menjadi guru sekarang adalah bagian dari hidupku.. Satu minggu sebelum SPMB, aku dan kedua orang tuaku sedang berbincang-bincang. Aku pun memulai perbincangan, aku tanyakan pada ibu mengenai cita-citaku sebagai programer komputer. Kemudia ibu menyerahkan semua keputusan masa depanku pada-ku. Bapak berkata lain, ia ingin sekali aku menjadi PNS (pegawai negri sipil) karena menurut beliau, pns itu terjamin kehidupanya sampai hari tua. Aku pun sempat berpikir mengenai hal itu. Memang selain mengambil jurusan komputer, aku juga ingin masuk STAN, karena banyak teman-teman STAN-ku yang sekarang enak hidupnya..
Tak tau bagaimana akhirnya, aku berucap, "Bagaimana kalo mbak wulan jadi guru aja ya bu?" Kayaknya jadi guru itu waktunya lebih fleksibel, jadi bisa mengurus anak dan suami tetapi juga bisa berkerja, begitu bersit di pikiranku. Ibu merespon ucapkanku dengan senyum, ia jadi guru kan enak tuh, kenapa kamu ga coba ambil jurusan guru aja? akhirnnya saat pemilihan di spmb aku ambil pilihan pertamaku di pend.matematika unj dan pilihan ke-2 pend.biologi unj. Oia sebelumnya cita-citaku itu aku mau kuliah tapi jagan sampe ketemu yang namanya FISIKA,, haha... terkabul loh.. di pend matematika aku ga nemuin FISIKA... (asiiik... hihihi)
Saat pengumunan SPMB, malam itu aku malas utnuk pergi ke warnet, aku hanya tidur-iduran di samping ibu sambil kami ngobrol-ngobrol,, kemudian ada sms masuk dari temanku "wulan, no ujian SPMB lo berapa? bls cpet," begitu sms dari temak SMP-ku. aku bales segera, kemudia tidak berapa lama temaku itu menelponku,
Rina: "Lan, pilihan lo apa aja sih?"
Aku: "Pend.math sama pend.biologi"
Rina:"Lan gimana klo lo g masuk saringan SPMB? Lo maunya masuk pa ga?" (pertanyaan bodoh menurutku, hahaha)
Aku: "Ya mungkin bukan yang terbaik di situ kalo ga masuk"
Rina, Dewi, Elna, Ririn: "Lan selamat ya... nama lo ada nih di pengumuman.."
Aku: "Ah, masak sih? besok gue liat sendiri ya, thank u ya semua"
Mulai dari situ aku niatkan bahwa aku akan menjadi seorang guru, meski itu bukan cita-cita-ku dari kecil.. hehe
Dan sekarang aku bahagia bisa dapat kesempatan menjadi calon guru, Trimakasih ya Alloh.. Kau yang telah menuntutku hingga berubah pikiran untuk memelih pend.matematika sebagai jalan pilihanku... (Terharu mode on,hehe)
Dan sekarang aku bisa menabung sedikit-sedikit, membelikan sesuatu untuk bapak dan ibu, membeli keperluan kuliahku sendiri, membeli barang-barang yang aku ingini sendiri, karena mulai dari semester 3 di UNJ aku sudah berkesempatan mengajar privat dari rumah ke rumah.. senangnya bisa mengaplikasikan ilmu sekaligus bekerja.. senangnya mempunyai teman-teman baru dan adik-adik baru yang banyaaak....
Tapi ternyata, menjadi guru sekarang adalah bagian dari hidupku.. Satu minggu sebelum SPMB, aku dan kedua orang tuaku sedang berbincang-bincang. Aku pun memulai perbincangan, aku tanyakan pada ibu mengenai cita-citaku sebagai programer komputer. Kemudia ibu menyerahkan semua keputusan masa depanku pada-ku. Bapak berkata lain, ia ingin sekali aku menjadi PNS (pegawai negri sipil) karena menurut beliau, pns itu terjamin kehidupanya sampai hari tua. Aku pun sempat berpikir mengenai hal itu. Memang selain mengambil jurusan komputer, aku juga ingin masuk STAN, karena banyak teman-teman STAN-ku yang sekarang enak hidupnya..
Tak tau bagaimana akhirnya, aku berucap, "Bagaimana kalo mbak wulan jadi guru aja ya bu?" Kayaknya jadi guru itu waktunya lebih fleksibel, jadi bisa mengurus anak dan suami tetapi juga bisa berkerja, begitu bersit di pikiranku. Ibu merespon ucapkanku dengan senyum, ia jadi guru kan enak tuh, kenapa kamu ga coba ambil jurusan guru aja? akhirnnya saat pemilihan di spmb aku ambil pilihan pertamaku di pend.matematika unj dan pilihan ke-2 pend.biologi unj. Oia sebelumnya cita-citaku itu aku mau kuliah tapi jagan sampe ketemu yang namanya FISIKA,, haha... terkabul loh.. di pend matematika aku ga nemuin FISIKA... (asiiik... hihihi)
Saat pengumunan SPMB, malam itu aku malas utnuk pergi ke warnet, aku hanya tidur-iduran di samping ibu sambil kami ngobrol-ngobrol,, kemudian ada sms masuk dari temanku "wulan, no ujian SPMB lo berapa? bls cpet," begitu sms dari temak SMP-ku. aku bales segera, kemudia tidak berapa lama temaku itu menelponku,
Rina: "Lan, pilihan lo apa aja sih?"
Aku: "Pend.math sama pend.biologi"
Rina:"Lan gimana klo lo g masuk saringan SPMB? Lo maunya masuk pa ga?" (pertanyaan bodoh menurutku, hahaha)
Aku: "Ya mungkin bukan yang terbaik di situ kalo ga masuk"
Rina, Dewi, Elna, Ririn: "Lan selamat ya... nama lo ada nih di pengumuman.."
Aku: "Ah, masak sih? besok gue liat sendiri ya, thank u ya semua"
Mulai dari situ aku niatkan bahwa aku akan menjadi seorang guru, meski itu bukan cita-cita-ku dari kecil.. hehe
Dan sekarang aku bahagia bisa dapat kesempatan menjadi calon guru, Trimakasih ya Alloh.. Kau yang telah menuntutku hingga berubah pikiran untuk memelih pend.matematika sebagai jalan pilihanku... (Terharu mode on,hehe)
Dan sekarang aku bisa menabung sedikit-sedikit, membelikan sesuatu untuk bapak dan ibu, membeli keperluan kuliahku sendiri, membeli barang-barang yang aku ingini sendiri, karena mulai dari semester 3 di UNJ aku sudah berkesempatan mengajar privat dari rumah ke rumah.. senangnya bisa mengaplikasikan ilmu sekaligus bekerja.. senangnya mempunyai teman-teman baru dan adik-adik baru yang banyaaak....
Langganan:
Postingan (Atom)

















